Bab 25 – Undangan Pesta yang Membuat Bingung
PENDAPAT Emma yang semula begitu tinggi terhadap Frank Churchill agak terguncang keesokan harinya. Kabar yang sampai padanya nyaris tak masuk akal—Frank telah pergi ke London… hanya untuk memotong rambut.
Konon, ide itu muncul tiba-tiba saat sarapan. Ia langsung menyuruh pelayan menyiapkan kereta dan meluncur pergi, dengan janji kembali sebelum makan malam. Tak ada tujuan lain yang lebih penting daripada… potongan rambut baru.
Secara teknis, tentu tak ada yang salah dengan menempuh perjalanan dua kali 26 kilometer hanya demi urusan sedemikian remeh. Namun bagi Emma, ada aroma kesembronoan dan kesia-siaan dalam tindakan itu—sesuatu yang bertentangan dengan kesan kemarin: rencana hidup yang masuk akal, pengendalian biaya yang wajar, dan ketulusan hati yang hangat. Kini, semuanya terasa goyah.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Emma sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.