Madame Bovary

Bagian Ketiga

Bab 10

πŸ‘οΈ 3 tayangan

AYAH Emma baru menerima surat dari sang apoteker tiga puluh enam jam setelah kejadian itu; dan demi menjaga perasaan si penerima, Monsieur Homais menuliskannya sedemikian rupa sehingga mustahil mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya telah terjadi.

Mula-mula si orang tua roboh seakan terserang apopleksi. Lalu ia memahami bahwa Emma belum mati. Namun ia bisa saja mati…

Ia mengenakan blusnya, mengambil topi, mengaitkan sebuah taji pada sepatunya, lalu berangkat terbirit-birit; dan sepanjang jalan, Monsieur Rouault, terengah-engah, dimakan kecemasan.

Bahkan sekali waktu ia terpaksa turun dari kudanya. Penglihatannya gelap. Ia mendengar suara-suara di sekelilingnya. Ia merasa dirinya akan gila.

Hari mulai terang. Ia melihat tiga ekor ayam hitam tidur di atas sebuah pohon; ia tersentak, ngeri oleh pertanda itu. Maka ia berjanji kepada Perawan Suci akan menyumbangkan tiga kasula untuk gereja, dan berjalan tanpa alas kaki dari pemakaman Bertaux hingga kapel Vassonville.

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 10 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×