The Shadow Out of Time

Bab VI – Puing-Puing Bangunan Batu dalam Mimpi (1)

πŸ‘οΈ 0 tayangan

KINI tibalah aku pada bagian yang paling genting dan paling sukar dalam seluruh kisahkuβ€”lebih sukar lagi karena aku sendiri tidak dapat memastikan sepenuhnya apakah semua ini sungguh nyata.

Ada saat-saat ketika aku merasa, dengan keyakinan yang tak menyenangkan dan hampir menyiksa, bahwa aku sama sekali tidak sedang bermimpi atau tertipu; dan justru perasaan itulahβ€”mengingat betapa dahsyat implikasi yang akan timbul bila pengalaman ini benar-benar obyektifβ€”yang mendorongku untuk membuat catatan ini.

Putrakuβ€”seorang psikolog terlatih yang mengetahui seluruh perkaraku dengan pengertian yang paling penuh dan simpati yang paling mendalamβ€”akan menjadi penilai pertama atas apa yang hendak kusampaikan.

Pertama-tama biarlah kuuraikan hal-hal lahiriah sebagaimana diketahui oleh mereka yang berada di perkemahan. Pada malam 17–18 Juli, setelah seharian angin bertiup kencang, aku berbaring lebih awal, tetapi tak juga dapat tidur.

Menjelang pukul sebelas aku bangkit, danβ€”seperti biasaβ€”dihinggapi perasaan ganjil mengenai wilayah timur laut itu, lalu berangkat menjalani salah satu perjalanan malamku yang lazim; hanya berpapasan dan menyapa satu orang sajaβ€”seorang penambang Australia bernama Tupperβ€”ketika meninggalkan kawasan kami.

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×