Bab VII – Jejak Samar dalam Debu
SEJAK titik itu, kesan-kesanku hampir tak lagi dapat dipercaya—bahkan sampai kini masih ada secercah harapan putus asa dalam diriku bahwa semuanya hanyalah mimpi setan, atau ilusi yang lahir dari demam. Otakku dilalap panas, dan segala sesuatu sampai kepadaku melalui semacam kabut—kadang hanya tersingkap sekejap-sekejap.
Sinar senter menembus lemah ke dalam kegelapan yang menelan segalanya, menghadirkan kilatan-kilatan fana dari dinding dan ukiran yang begitu mengerikan akrabnya, kini dirusak kebusukan aeon.
Di suatu tempat runtuhlah massa kubah raksasa, sehingga aku terpaksa memanjat gundukan batu besar yang hampir mencapai atap bergerigi dan bertabur stalaktit grotesk. Semuanya adalah puncak terjauh dari mimpi buruk—dan menjadi lebih parah oleh tarikan paksa oleh kenangan samarku.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel The Shadow Out of Time.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.