Frankenstein - Mary Shelley
Frankenstein - Mary Shelley
Rp44.250
Lihat di Shopee
Mansfield Park - Jane Austen (Shandi Publisher)
Mansfield Park - Jane Austen (Shandi Publisher)
Rp117.800
Lihat di Shopee
The Snow Queen and Other Tales - Hans Christian Andersen
The Snow Queen and Other Tales - Hans Christian Andersen
Rp36.750
Lihat di Shopee
Nadira - Leila S. Chudori
Nadira - Leila S. Chudori
Rp99.000
Lihat di Shopee
The Adventures of Sherlock Holmes
The Adventures of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
Little Women - Louisa May Alcott
Little Women - Louisa May Alcott
Rp92.650
Lihat di Shopee

A Scandal in Bohemia (1)

• The Adventures of Sherlock Holmes •

👁️ 34 views

BUAT Sherlock Holmes, sosok satu itu selalu jadi “the woman.” Jarang banget aku denger dia nyebut nama cewek itu langsung.

Di mata Sherlock, Irene Adler itu beda dari cewek-cewek lain, kayak yang beneran ngunggulin semua cewek di dunia dalam segala hal. Tapi bukan berarti dia naksir atau jatuh cinta, ya. Perasaan kayak gitu malah bikin dia ilfeel.

Holmes tuh tipe orang yang dingin, logis, dan pikirannya super rapi. Bisa dibilang, otaknya kayak mesin analisis paling canggih yang pernah ada. Tapi kalau soal cinta? Duh, dia bakal gagal total. Dia cuma ngomongin soal perasaan kayak gitu buat ngeledek atau nyindir aja.

Menurut dia, emosi itu menarik buat diamatin—bagus buat bongkar motif dan kelakuan orang. Tapi kalau dia sendiri sampai kena jebakan perasaan? Wah, itu sih bisa ngerusak semua cara pikirnya. Kayak pasir nyelip di mesin presisi atau retak kecil di lensa mikroskop super mahal—ganggu banget.

Tapi, ya gitu… buat dia, cuma ada satu perempuan yang berkesan, dan itu adalah Irene Adler. Seorang cewek yang namanya masih dipertanyakan dan penuh misteri.

Aku inget banget hari sewaktu kasus ini dimulai. Waktu itu aku baru aja nikah dan udah jarang ketemu Holmes. Aku sibuk sama kehidupan baruku, dan dia tetap sibuk dengan kasus-kasusnya.

Sampe kemudian di suatu malam, aku kebetulan lewat di depan apartemen dia di Baker Street. Lampunya masih nyala, dan aku kepikiran buat mampir sebentar.

Pas aku masuk, aku langsung nyium bau tembakau khasnya yang kuat banget. Dia lagi duduk di sofa, pake jubah santainya, matanya tajem kayak biasa. Di atas meja ada surat dan dia kayak lagi mikirin sesuatu.

“Watson! Pas banget. Duduk sini, aku butuh pendapat kamu,” katanya, sambil nunjuk kursi di depan dia.

Aku duduk, penasaran. “Kasus baru?”

Dia ngangguk. “Dan kayaknya ini menarik. Klien kita kali ini seseorang yang lumayan berpengaruh.” Dia ngambil surat itu dan bacain isinya buatku.

Surat itu datang dari seseorang yang nyebut dirinya sebagai Count von Kramm. Tapi dari gaya bahasa tulisannya, Holmes langsung tahu kalau si pengirim ini bukan orang biasa. Cuma butuh sedikit analisis cepat, dia langsung bisa nyimpulin kalo si pengirim sebenernya adalah Raja Bohemia!

“Jadi, Raja Bohemia nyari bantuan kamu?” tanyaku, agak kaget.

Holmes ngangguk santai. “Dan masalahnya lumayan serius. Ini tentang seorang cewek bernama Irene Adler.”

Aku langsung tertarik. Kalau sampai ada raja mau repot-repot nyari Sherlock Holmes gara-gara seorang cewek, pasti ada sesuatu yang besar di balik tindakan dia.

Enggak lama habis itu, kami denger suara langkah kaki di tangga. Seorang laki-laki tinggi pake jubah mewah masuk ke dalam ruangan. Wajahnya setengah tertutup topeng, tapi dari cara bicara sama gaya pakaian orang itu, jelas kalau tebakanku Holmes bener—ini memang Raja Bohemia.

Macbeth - William Shakespeare
Macbeth - William Shakespeare
Rp42.500
Lihat di Shopee
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Rp67.000
Lihat di Shopee
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Rp89.500
Lihat di Shopee
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Rp58.500
Lihat di Shopee
Nadira - Leila S. Chudori
Nadira - Leila S. Chudori
Rp99.000
Lihat di Shopee
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Rp37.500
Lihat di Shopee

“Tolong aku, Mr. Holmes. Aku dalam masalah besar,” kata si tamu dengan nada yang kedengeran cemas banget.

Holmes nyilangin jari-jarinya, sambil ngeliat sang raja dengan mata penuh minat. “Ceritakan semuanya, Yang Mulia.”

Aku tahu, malam itu bakal jadi awal dari kasus paling unik yang pernah aku saksiin.

Raja Bohemia duduk di depan kami, masih dengan topeng nutupin sebagian mukanya. Tapi biarpun dia berusaha nyamar, penampilannya tetep aja keliatan nyolok.

Jubah mewah yang dia pake, postur tegap, sama sikapnya yang keliatan angkuh langsung ngasih kesan kalau dia orang penting. Holmes, yang udah biasa ngadepin segala jenis klien, cuma nyender santai di kursinya sambil merhatiin tamunya itu dengan ekspresi penuh minat.

“Menurutku, Paduka Yang Mulia enggak perlu banyak basa-basi, kan?” kata Holmes akhirnya.

Sang Raja narik napas panjang, terus ngelepas topengnya. Mukanya keliatan serius. “Bener, Mr. Holmes. Aku dateng sebagai Wilhelm Gottsreich Sigismond von Ormstein, Raja Bohemia.”

Aku refleks ngelirik Holmes. Biasanya orang bakal kaget denger nama sebesar itu, tapi dia? Cuma ngangguk kecil, seolah ini bukan sesuatu yang luar biasa.

“Silakan lanjut,” kata Holmes.

Sang Raja nyender ke kursinya, habis itu mulai cerita. “Lima tahun lalu, aku terlibat… hubungan asmara sama seorang cewek bernama Irene Adler.”

Aku langsung tertarik. Seorang raja dan seorang perempuan biasa? Ini pasti kisah asmara yang rumit.

“Dia cewek luar biasa,” lanjut Sang Raja. “Cantik, cerdas, tapi juga berbahaya. Dia dulunya penyanyi opera, sekarang tinggal di London. Dulu aku cinta banget sama dia… atau seenggaknya aku pikir begitu. Tapi keadaan berubah. Aku bakal nikah sama putri dari keluarga kerajaan Skandinavia. Pernikahan ini penting banget. Tapi ada satu masalah…”

Sang Raja berhenti sebentar, terus ngelanjutin pake suara lebih pelan. “Irene Adler punya foto kami lagi dua-duaan. Foto yang… kalau kesebar, bisa ngancurin pernikahanku.”

Aku bersiul pelan. Oke, ini mulai masuk akal.

Holmes tetep keliatan santai. “Jadi Yang Mulia pengen aku dapetin foto itu?”

“Ya! Segala cara udah aku coba. Aku tawarin duit—dia nolak. Aku kirim mata-mata—mereka gagal. Aku malah pernah nyoba nyolong FOTO itu, tapi tetap aja enggak berhasil. Dia kelewatan pinternya. Dan sekarang, aku butuh bantuanmu, Mr. Holmes. Aku enggak punya banyak waktu. Aku bakal nikah tiga hari lagi. Kalo foto itu kesebar sebelum hari pernikahanku, hancurlah semuanya.”

Holmes diem sebentar, Kayaknya lagi merenung. Baru habis itu dia senyum tipis. “Menarik. Ini menarik banget.”

Macbeth - William Shakespeare
Macbeth - William Shakespeare
Rp42.500
Lihat di Shopee
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Rp67.000
Lihat di Shopee
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Rp89.500
Lihat di Shopee
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Rp58.500
Lihat di Shopee
Nadira - Leila S. Chudori
Nadira - Leila S. Chudori
Rp99.000
Lihat di Shopee
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Rp37.500
Lihat di Shopee

Sang Raja nyondongin badannya ke depan. “Kamu bisa bantu, kan?”

Holmes tegak dan ngambil pipa cangklongnya. “Aku masih butuh beberapa detail lagi. Tapi ya, aku bakal bantu Paduka beresin kasus ini.”

Aku bisa lihat Sang Raja akhirnya narik napas lega. Tapi aku juga tahu, kalo Irene Adler bener-bener pinter kayak yang dia bilang, ini bakal jadi tugas yang enggak gampang.


PAGI besoknya, Holmes udah mulai gerak. Aku udah biasa ngeliat dia kerja dengan penuh semangat kalo ada kasus yang menarik buat dia, dan kali ini juga gitu. Setelah ngobrol sebentar lagi sama Raja Bohemia buat dapetin detail tambahan, kami langsung mulai beraksi.

“Alamat rumahnya?” tanya Holmes sambil nyatet.

“Briony Lodge, Jalan Briony, London,” jawab Sang Raja. “Dia tinggal di sana bareng pelayannya yang setia. Juga… tunangannya.”

Aku kaget. “Tunangannya?!”

Sang Raja ngangguk dengan ekspresi canggung. “Tunanganya pengacara bernama Godfrey Norton. Aku baru tahu beberapa hari lalu.”

Holmes senyum simpul. “Menarik. Jadi dia enggak sepenuhnya terikat sama masa lalu.”

Begitu Sang Raja pergi, Holmes langsung siap-siap.

“Watson, hari ini kita bakal jadi mata-mata.”

Kami berdua sampe di Jalan Briony pas udah hampir tengah hari. Rumah-rumah di sana rapi, elegan, dan keliatan banget milik orang-orang kayak raya.

Briony Lodge sendiri adalah bangunan yang lumayan megah, dengan halaman kecil di depan. Dari luar, enggak ada yang mencurigakan—cuma rumah biasa dengan jendela besar dan pagar rendah.

Holmes duduk santai di bangku taman di seberang rumah, merhatiin setiap gerakan di sana. “Watson, inget. Kita enggak cuma mau nyari tahu Irene Adler tinggal di sini apa enggak. Kita butuh tahu di mana dia nyimpen foto itu.”

Kami nunggu hampir satu jam sampe akhirnya pintu depan kebuka. Seorang cewek keluar. Aku enggak perlu dikasih tahu siapa dia—aku langsung tau kalo dialah yang lagi kami cari.

Irene Adler.

Dia enggak pakai gaun mewah kayak penyanyi opera di atas panggung, tapi tetep punya aura yang beda. Mukanya tenang, jalannya anggun, dan ada sesuatu di matanya yang nunjukin kalau dia bukan cewek biasa.

“Lihat cara jalannya,” bisik Holmes. “Pede banget. Kayak enggak takut sama siapapun. Ini bukan orang yang gampang dikendaliin.”

Tapi sebelum kami bisa ngamatin lebih lama, ada kejutan lain. Dari ujung jalan, seorang cowok dateng dengan buru-buru. Cowok itu tinggi pake jas rapi. Pas nyampe di depan rumah Irene, dia langsung masuk gitu aja tanpa ngetok pintu.

“Tuh dia, tunangannya,” bisik Holmes.

Enggak sampe 15 menit kemudian, mereka berdua keluar lagi—dan kali ini, mereka naik kereta kuda dengan buru-buru.

“Aneh,” gumamku. “Kayak ada yang darurat.”

Holmes langsung tegak. “Kita ikuti mereka.”

Kami berhasil naik kereta lain dan ngikutin mereka sampai ke… gereja kecil di dekat Oxford Street!

Aku sama Holmes saling pandang-pandangan. “Mereka mau nikah?!”

Kami buru-buru turun dan diem-diem masuk ke gereja. Dan benar aja. Kami dateng pas waktu Irene Adler sama Godfrey Norton tegak di altar, di depanku mereka ada seorang pendeta.

“Gawat, Watson,” bisik Holmes. “Aku bahkan belum mulai nyari foto itu, tapi dia udah bikin satu langkah besar!”

Kejadiannya berlalu cepet banget. Irene sama Norton ngucapin janji pernikahan, terus beberapa menit kemudian mereka udah sah jadi suami-istri. Mereka keluar dari gereja dengan ekspresi puas, langsung naik kereta lagi, dan pergi.

Holmes narik napas panjang. “Ini… menarik.”

Aku ngeliat dia dengan bingung. “Jadi gimana? Kita gagal?”

Holmes senyum simpul.

“Belum tentu. Justru ini nunjukin sesuatu—Irene Adler enggak lagi peduli sama Raja Bohemia. Mungkin foto itu enggak lagi penting buat dia. Tapi buat pastinya, kita masih harus ngelakuin satu langkah terakhir.”

Aku tahu ekspresi itu. Holmes punya rencana. Dan kalau aku bener, rencana itu pasti penuh kejutan.

Akses Terjemahan Gratis

Kamu telah mencapai kuota maksimal bab untuk pembaca tamu (unregistered members). Daftar akun GRATIS untuk melanjutkan membaca sampai tamat.

1 bab gratis5 bab total
Daftar Sekarang

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah

💖 Suka baca cerita ini?

Bantu KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel public domain seperti The Adventures of Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle ini. Scan QR Code untuk berdonasi via Saweria 🙏

Lihat semua opsi kontribusi

Persuasion - Jane Austen
Persuasion - Jane Austen
Rp44.250
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes Short Stories #3 - Sir Arthur Conan Doyle
Sherlock Holmes Short Stories #3 - Sir Arthur Conan Doyle
Rp36.000
Lihat di Shopee
Romeo Juliet - William Shakespeare
Romeo Juliet - William Shakespeare
Rp50.500
Lihat di Shopee
The Case-Book of Sherlock Holmes
The Case-Book of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
Rp52.000
Lihat di Shopee
Northanger Abbey - Jane Austen (Mizan)
Northanger Abbey - Jane Austen (Mizan)
Rp75.650
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

Frankenstein - Mary Shelley
Frankenstein - Mary Shelley
Rp44.250
Lihat di Shopee
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Rp89.000
Lihat di Shopee
Northanger Abbey - Jane Austen
Northanger Abbey - Jane Austen
Rp44.250
Lihat di Shopee
The Hound of the Baskervilles - Sir Arthur Conan Doyle
The Hound of the Baskervilles - Sir Arthur Conan Doyle
Rp59.250
Lihat di Shopee
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Rp45.240
Lihat di Shopee
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Rp58.500
Lihat di Shopee