Arthur Conan Doyle

Arthur Conan Doyle

22 Mei 1859 - 7 Juli 1930

Sir Arthur Conan Doyle adalah penulis dan dokter asal Skotlandia yang namanya abadi melalui tokoh detektif legendaris Sherlock Holmes. Lahir di Edinburgh dan menempuh pendidikan kedokteran, Doyle menciptakan Holmes sebagai perwujudan logika, observasi tajam, dan rasionalitas modern—kontras dengan dunia yang penuh misteri dan kejahatan. Cerita-cerita Sherlock Holmes, dengan Dr. Watson sebagai narator, merevolusi genre fiksi detektif dan menetapkan banyak konvensi yang masih digunakan hingga kini. Menariknya, Doyle sendiri kemudian merasa terbelenggu oleh popularitas Holmes dan lebih menganggap karya sejarah serta roman spiritualnya sebagai tulisan serius. Di tahun-tahun akhir hidupnya, ia dikenal sebagai pendukung spiritualisme dan kehidupan setelah mati, sebuah keyakinan yang memicu kontroversi. Meski demikian, pengaruhnya terhadap sastra populer tak terbantahkan, dan Sherlock Holmes tetap menjadi salah satu karakter fiksi paling dikenali di dunia.

The Valley of Fear

Novel Misteri
Malam itu begitu sunyi sehingga bunyi rantai jembatan yang diturunkan terdengar jelas melintasi seluruh rumah tua Birlstone Manor. Di luar, parit hitam mengelilingi bangunan seperti cincin bayangan, sementara kabut musim...
👁 0

The Sign of the Four

Novel Misteri
Pada suatu pagi yang muram di Baker Street, ketika cahaya matahari hanya menembus jendela dalam garis-garis pucat yang seakan enggan mengusik kesunyian ruangan, aku mendapati sahabatku, Sherlock Holmes, duduk dalam...
👁 14

The Hound of the Baskervilles

Novel Misteri
Pada suatu pagi yang dingin di Baker Street, ketika kabut London masih menggantung rendah dan seakan menekan jendela-jendela dengan berat yang tak kasatmata, aku mendapati Sherlock Holmes telah lama terjaga,...
👁 68

A Study in Scarlet

Novel Misteri
Ketika kami memasuki ruang makan itu, perasaanku seketika dipenuhi kesuraman yang sukar dilukiskan. Ruangan itu luas namun kosong, dindingnya berhias kertas murahan yang terkelupas di sana-sini, dan satu-satunya cahaya datang...
👁 20

The Disintegration Machine

“Disintegrator Nemor,” kata pria aneh itu sambil melambaikan tangan ke arah mesin tersebut. “Inilah model yang kelak akan terkenal karena mengubah keseimbangan kekuatan antarbangsa. Siapa pun yang memilikinya akan menguasai dunia. Nah, Profesor Challenger, kalau boleh saya katakan, Anda telah memperlakukan saya dengan kurang sopan dan kurang hormat dalam perkara ini. Apakah Anda berani duduk di kursi itu dan membiarkan saya mendemonstrasikan kemampuan kekuatan baru ini langsung pada tubuh Anda sendiri?”
👁 0⭐ 0.0(0 vote)
✦ Pilihan Editor

When the World Screamed

Tatapanku terpaku pada pemandangan aneh itu ketika Malone di sampingku tiba-tiba terengah ngeri. “Ya Tuhan, Jones!” serunya. “Lihat ke sana!” Aku melirik sekali, dan pada detik berikutnya aku melepaskan sambungan listrik lalu melompat ke dalam lift. “Ayo!” teriakku. “Ini bisa menjadi perlombaan demi nyawa kita!” Apa yang kami lihat memang benar-benar mengkhawatirkan. Tampaknya seluruh bagian bawah poros ikut terpengaruh oleh peningkatan aktivitas yang tadi kami amati di bawah, dan dinding-dindingnya berdenyut serta bergetar seirama. Gerakan ini memengaruhi lubang tempat balok-balok penyangga bertumpu, dan jelas bahwa sedikit saja terjadi pergeseran lagi—sekadar beberapa inci—maka balok-balok itu akan jatuh. Jika itu terjadi, ujung tajam batang bor besiku tentu akan menembus bumi tanpa perlu pelepasan listrik sama sekali.
👁 0⭐ 0.0(0 vote)
×
×