Pengantar
• Pride and Prejudice (Klasik) •
SELAMAT datang di dunia Elizabeth Bennet dan Mr. Darcy—dunia penuh sindiran halus, percakapan cerdas, dan ketegangan manis antara gengsi dan cinta sejati.
Setelah menghadirkan Pride and Prejudice edisi terjemahan santai yang memakai bahasa kekinian ala anak muda, kami menghadirkan kembali karya Jane Austen ini dalam balutan bahasa Indonesia yang lebih formal. Akan tetapi kami tetap mempertahankan gaya mengalir, santai, serta tentu saja setia pada semangat aslinya.
Novel ini bukan hanya cerita cinta biasa. Austen menyajikan potret masyarakat dengan jenaka sekaligus tajam.
Di tengah tekanan sosial yang mewajibkan perempuan menikah untuk bertahan hidup, muncul sosok Elizabeth yang berani memilih jalan berbeda. Ia cerdas, mandiri, dan tak mudah terpikat oleh status atau harta—sifat yang masih sangat relevan di zaman sekarang.
Mr. Darcy, yang di awal cerita tampak dingin dan arogan, perlahan menunjukkan sisi manusiawinya. Austen dengan lihai membalikkan persepsi kita: bahwa orang yang tampak menyebalkan belum tentu buruk, dan yang tampak ramah belum tentu tulus. Dalam dunia Austen, kebenaran butuh waktu untuk dikenali.
Mengapa kami memilih gaya terjemahan yang ringan dan naratif? Karena kami ingin menghadirkan Pride and Prejudice bukan sebagai teks kuno yang kaku, tetapi sebagai kisah hidup yang masih bisa dirasakan siapa pun hari ini. Pembaca KlikNovel yang menyukai percintaan, drama keluarga, atau satir sosial—akan menemukan semuanya di sini.
Agar pengalaman membaca lebih akrab, kami tidak menerjemahkan panggilan seperti “Mr.” atau “Miss”, membiarkan nama-nama Inggris tetap seperti aslinya. Struktur kalimat juga kami sesuaikan agar lebih terasa natural bagi pembaca Indonesia, sambil tetap mempertahankan warna dan nuansa dialog aslinya.
Jika kamu mendapati Elizabeth menyindir dengan cerdik, atau Mrs. Bennet meracau dengan dramatis—yakinlah, begitulah gaya Jane Austen yang memikat itu.
Lebih dari dua abad berlalu sejak buku ini pertama kali terbit, tetapi isi hatinya masih sama: cinta adalah soal keberanian untuk mengenali, menerima, dan berubah. Semoga versi ini membantu pembaca sekalian menikmati cerita ini seperti mengenang kisah lama yang akrab—dengan senyum, tawa kecil, dan, siapa tahu, sedikit jatuh cinta.
Selamat membaca.
Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu
Login untuk memberikan vote dukungan
📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.