Jane Austen

Jane Austen

16 Desember 1775 - 18 Juli 1817

Jane Austen lahir pada 16 Desember 1775 di Steventon, Hampshire, Inggris, sebagai anak ketujuh dari delapan bersaudara dalam keluarga pendeta desa. Ayahnya, George Austen, adalah seorang rohaniwan Anglikan yang juga mendidik beberapa anak asuh di rumahnya untuk menambah penghasilan. Lingkungan keluarganya yang hangat dan intelektual—sang ibu dikenal pandai membuat puisi dan cerita dadakan, sementara anak-anak sering mementaskan sandiwara—memberikan fondasi penting bagi bakatnya. Austen dididik di rumah dan sempat bersekolah di Reading Abbey Girls’ School, namun pendidikan utamanya justru berasal dari perpustakaan ayahnya yang luas dan dorongan keluarganya untuk membaca dan menulis.

Austen mulai menulis sejak remaja. Karya-karya awalnya, yang kini dikenal sebagai Juvenilia, berisi parodi dari bentuk-bentuk sastra populer pada zamannya, seperti novel sentimental dan komedi. Ia kemudian menulis tiga novel awal antara tahun 1795 hingga 1799: Elinor and Marianne (kelak menjadi Sense and Sensibility), First Impressions (kelak menjadi Pride and Prejudice), dan Susan (kelak menjadi Northanger Abbey). Namun, nasib penerbitan karya-karya awalnya penuh kekecewaan: First Impressions ditolak mentah-mentah oleh penerbit tanpa dibaca, sementara Susan memang terjual ke penerbit Richard Crosby seharga £10 pada 1803, tetapi tak kunjung diterbitkan.

Kehidupan Austen berubah drastis pada 1801 ketika ayahnya pensiun dan keluarga pindah ke Bath. Masa ini penuh dengan pergolakan: pada 1804 sahabat dekatnya Anne Lefroy meninggal mendadak, dan setahun kemudian ayahnya meninggal. Austen, ibunya, dan saudarinya Cassandra kemudian hidup mengembara dari satu tempat tinggal sementara ke tempat lain selama delapan tahun, hingga akhirnya pada 1809 mereka menetap di sebuah pondok besar di Chawton, Hampshire, yang disediakan oleh saudara laki-lakinya, Edward. Stabilitas inilah yang menggerakkan kembali produktivitasnya. Ia mulai merevisi naskah-naskah lamanya dan, didorong oleh kebutuhan finansial dan dukungan saudaranya, Henry, berhasil menerbitkan Sense and Sensibility pada 1811 secara anonim—sebagai karya “oleh seorang wanita” (by a lady).

 

Antara 1811 hingga 1816, Austen menerbitkan empat novel yang membuatnya dikenal: Sense and Sensibility (1811), Pride and Prejudice (1813), Mansfield Park (1814), dan Emma (1815). Emma didedikasikan untuk Prince Regent George Augustus Frederick, putra sulung Raja George III yang kelak naik takhta sebagai Raja George IV, atas perintah kerajaan, suatu kehormatan yang diterimanya dengan rasa campur aduk. Dua novel terakhirnya, Northanger Abbey dan Persuasion, diterbitkan secara anumerta pada 1817.

Austen meninggal pada 18 Juli 1817 di Winchester, pada usia 41 tahun, setelah menderita sakit selama sekitar 18 bulan. Penyebab pastinya masih diperdebatkan. Teori yang paling umum adalah penyakit Addison, namun beberapa ahli berpendapat bahwa ia mungkin menderita lupus, limfoma, atau tuberkulosis. Ia dimakamkan di Katedral Winchester.

Meskipun di masa hidupnya Austen hanya dikenal sebagai penulis anonim dengan kesuksesan sederhana, pengakuan atas karya-karyanya baru muncul secara signifikan setelah kematiannya, terutama melalui esai-esai pujian dari Sir Walter Scott dan Richard Whately, serta biografi dari keponakannya pada 1869. Kini, enam novelnya dianggap sebagai mahakarya sastra Inggris yang tak lekang oleh waktu, yang secara tajam mengamati dan mengkritik masyarakat kelas menengah Inggris pada era Regency melalui gaya realismenya yang jenaka dan penuh ironi.

Sanditon

Charlotte Heywood baru beberapa hari berada di Sanditon, tetapi tempat kecil di tepi laut itu sudah memperlihatkan kepadanya berbagai macam watak manusia yang tidak kalah menarik dari kota besar mana...
👁 19

Pride and Prejudice

Novel Romansa
Elizabeth Bennet adalah seorang wanita cerdas dan mandiri. Namun demikian ia harus berjuang keras menghadapi rumitnya cinta dan prasangka di tengah aturan sosial Inggris abad ke-19. Ketika ditakdirkan bertemu dengan...
👁 546

Lady Susan

"Fakta-fakta itu nyebelin banget! Semuanya enggak berjalan sesuai keinginanku. Reginald udah balik, dan sama sekali enggak mau ngomong baik-baik sama aku. Dia mulai curiga, terus ngawasin aku—tapi biarin aja dia...
👁 422

Emma

Novel Romansa
Emma Woodhouse—cantik, cerdas, dan punya segalanya... kecuali kemampuan membaca hati orang. Dalam dunia kecil Highbury yang tenang, Emma gemar menjadi mak comblang, meski tak selalu berhasil. Tapi ketika perasaannya sendiri...
👁 728

Mansfield Park

Novel Romansa
Tiga saudari itu menikah dengan sangat berbeda. Maria, yang tertua, bersanding dengan Sir Thomas Bertram dari Mansfield Park, seorang pria kaya dan terhormat. Mrs. Norris, sang adik, memilih pendeta miskin...
👁 368

Sense and Sensibility

Novel Romansa
Ketika keluarga Dashwood kehilangan harta dan tempat tinggal, dua saudari—Elinor yang bijak dan Marianne yang penuh gairah—harus menavigasi cinta, patah hati, dan tekanan sosial di tengah masyarakat Inggris yang kaku....
👁 628

Pride and Prejudice (Terjemahan Kasual)

Novel Romansa
Netherfield Park akhirnya disewa! Mr. Bingley, pria kaya dan lajang, jadi incaran para ibu-ibu yang pengen nikahin anak gadis mereka. Mrs. Bennet langsung heboh, sementara Mr. Bennet cuma santai ngeledek....
👁 1,260

Tidak ada cerpen.

Tidak ada antologi.

×
×