The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Rp81.750
Lihat di Shopee
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
Rp59.250
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Rp40.150
Lihat di Shopee
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Rp45.240
Lihat di Shopee
Anne of Green Gables - L. M. Montgomery
Anne of Green Gables - L. M. Montgomery
Rp69.000
Lihat di Shopee
Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Rp67.150
Lihat di Shopee

Penyewa Tak Kasatmata yang Menolak Hengkang

• The Invisible Tenants of Rushmere •

👁️ 9 views

MENERJEMAHKAN karya Florence Marryat, khususnya The Invisible Tenants of Rushmere, adalah sebuah tantangan sekaligus pengalaman yang menggugah. Cerita ini lahir pada era ketika kepercayaan pada roh, spiritisme, dan medium sangat populer di kalangan masyarakat Eropa, terutama Inggris.

Sebagai putri dari aktor besar Frederick Marryat dan seorang penulis prolifik sendiri, Florence memiliki reputasi unik: ia tidak hanya menulis novel dan kisah gotik, tetapi juga aktif dalam gerakan spiritualis. Hal ini memberi warna tersendiri pada karya-karyanya.

Ketika kami menghadapi teks ini, yang pertama terasa adalah kesederhanaannya. Marryat tidak terjebak pada kalimat panjang berliku khas banyak novelis Viktoria. Ia menulis dengan nada yang lugas, penuh detail keseharian, dan dialog yang hidup.

Namun justru dalam kesederhanaan itu ia menyelipkan sesuatu yang menggetarkan: kehadiran roh yang tidak bisa begitu saja diusir. Sebagai penerjemah, menjaga keseimbangan antara kesederhanaan narasi dengan nuansa atmosferiknya menjadi prioritas.

Kami memilih menerjemahkan istilah tenants sebagai “penyewa”, bukan sekadar “penghuni”. Kata “penyewa” memberi kesan adanya hak, seolah-olah roh-roh itu masih menuntut tempat mereka di rumah tersebut. Sementara kata “penghuni” mungkin terasa terlalu netral.

Dalam bahasa Indonesia, kata “penyewa” membawa lapisan makna tambahan: ada yang menempati, ada yang belum mau pergi, ada hak-hak yang belum beres. Nuansa ini selaras dengan maksud Marryat.

Begitu pula dengan kata-kata deskriptif mengenai atmosfer. Kata “draught” misalnya, kami terjemahkan sebagai “udara dingin menusuk” agar pembaca merasakan sensasi fisiknya.

Kata “whisper” diterjemahkan sebagai “bisikan lirih”, menekankan kelembutan sekaligus misteri. Setiap pilihan kata bertujuan menjaga keseimbangan antara kelugasan narasi dan efek sugestif yang diinginkan.

Dalam konteks budaya, cerita ini tentu lahir dari tradisi rumah berhantu Inggris, yang mungkin terasa asing bagi pembaca Indonesia. Namun pada saat yang sama, motifnya sangat universal: rumah lama, masa lalu yang tak selesai, rasa takut di malam hari.

Hampir setiap kebudayaan memiliki cerita serupa. Karena itu, alih-alih menekankan keasingan budaya Viktoria, kami berusaha menghadirkan terjemahan yang akrab dan mengalir, sehingga pembaca bisa langsung tenggelam dalam kisahnya.

Ada pula pertimbangan gaya.

Marryat sering kali menyisipkan percakapan domestik yang ringan, bahkan jenaka, di sela suasana menyeramkan. Di sini, penerjemahan harus menjaga keseimbangan nada: jangan sampai horor terlalu kaku sehingga humor halusnya hilang, tetapi juga jangan sampai humor terlalu menonjol sehingga melenyapkan ketegangan.

Misalnya, dialog antara pasangan suami-istri harus tetap terdengar natural, hangat, tetapi dengan bayangan cemas yang mengintai.

Mengapa The Invisible Tenants of Rushmere penting untuk diterjemahkan? Karena kisah ini memberi gambaran jelas tentang posisi Florence Marryat dalam sejarah sastra horor.

Ia bukan sekadar peniru Dickens atau Le Fanu. Ia menghadirkan horor domestik dengan sentuhan spiritualisme personal. Ceritanya ringkas, mudah diakses pembaca modern, dan sekaligus membuka jendela pada atmosfer sosial era Viktoria akhir.

Bagi pembaca Indonesia, terjemahan ini diharapkan menjadi pengantar yang baik ke dunia Florence Marryat. Ia penulis yang dulu populer, tetapi kini nyaris dilupakan, padahal karyanya masih segar dan relevan.

Rushmere hanyalah satu dari sekian banyak rumah berhantu dalam tradisi sastra Inggris, tetapi kisah ini unik karena menyoroti relasi antara ruang, penghuni baru, dan penyewa lama yang tak terlihat.

Akhirnya, menerjemahkan kisah ini adalah cara menghadirkan kembali suara-suara lama yang masih bergaung. Sama seperti hantu di Rushmere yang enggan pergi, karya-karya Marryat pun menolak dilupakan.

Semoga terjemahan ini membuat pembaca kita merasa—meski sejenak—bahwa setiap rumah, setiap ruang, selalu memiliki cerita yang lebih tua daripada penghuninya sekarang. Dan kadang-kadang, cerita itu tidak hanya hidup dalam ingatan, melainkan juga hadir kembali dalam bentuk kehadiran yang tak kasatmata.

Akses Terjemahan Gratis

Kamu hanya bisa membaca 1 bab lagi. Silakan buat akun KlikNovel untuk mengakses semua 11 bab secara GRATIS!

2 bab gratis11 bab total
Daftar Sekarang

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah
Coming Up for Air - George Orwell
Coming Up for Air - George Orwell
Rp63.750
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Rp101.150
Lihat di Shopee
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Rp89.000
Lihat di Shopee
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Rp44.250
Lihat di Shopee
20 Thousand Leagues under the Sea - Jules Verne
20 Thousand Leagues under the Sea - Jules Verne
Rp79.000
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

Pollyanna - Eleanor H. Potter
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Rp37.500
Lihat di Shopee
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Rp115.000
Lihat di Shopee
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Rp69.000
Lihat di Shopee
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Rp118.150
Lihat di Shopee
Coming Up for Air - George Orwell
Coming Up for Air - George Orwell
Rp63.750
Lihat di Shopee
Animal Farm - George Orwell
Animal Farm - George Orwell
Rp42.400
Lihat di Shopee