The Secret Garden - Frances Hodson Burnett
The Secret Garden - Frances Hodson Burnett
Rp69.000
Lihat di Shopee
Mademoiselle Fifi - Guy de Maupassant
Mademoiselle Fifi - Guy de Maupassant
Rp43.000
Lihat di Shopee
The Gladiator - Indah Hanaco
The Gladiator - Indah Hanaco
Rp110.000
Lihat di Shopee
The Adventures of Sherlock Holmes
The Adventures of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes Short Stories #2 - Sir Arthur Conan Doyle
Sherlock Holmes Short Stories #2 - Sir Arthur Conan Doyle
Rp36.750
Lihat di Shopee
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Rp44.250
Lihat di Shopee

Bab 3 – Pesta Dansa dan Mr. Darcy yang Sok Ganteng

• Pride and Prejudice •

👁️ 32 views

Meskipun Mrs. Bennet dan kelima anak perempuannya udah nanya-nanya segala macam, Mr. Bennet tetap enggak mau kasih deskripsi lengkap tentang Charles Bingley. Mereka nanya langsung, nebak-nebak, sampe bikin teori-teori aneh, tapi Mr. Bennet mah jago banget ngeles.

Akhirnya, mereka terpaksa puas denger kabar dari tetangga mereka, Lady Lucas. Kabarnya sih, Charles Bingley itu muda, ganteng, ramah, dan yang paling penting—dia bakal dateng ke pesta dansa besok dengan rombongan besar.

Wah, senengnya! Buat Mrs. Bennet, suka nari itu tanda awal jatuh cinta. Jadi, harapannya langsung melambung tinggi.

“Coba deh satu aja dari anak-anak kita bisa dapet jodoh bagus di Netherfield,” kata Mrs. Bennet ke suaminya, “terus yang lain nyusul. Aku enggak bakal minta apa-apa lagi, deh.”

Beberapa hari kemudian, Charles Bingley akhirnya balik ngunjungin Mr. Bennet, mereka ngobrol sebentar di perpustakaan—enggak sampe sepuluh menit. Dia sebenarnya penasaran juga pengin lihat anak-anak gadis Mr. Bennet yang katanya cantik-cantik itu, tapi sayangnya cuma ketemu sang ayah.

Untungnya anak-anak perempuan Bennet masih bisa ngintip dari jendela atas. Yang mereka lihat? Charles Bingley pake jas biru dan naik kuda hitam. Keren juga.

Mrs. Bennet langsung ngirim undangan makan malam buat nyambut kunjungan itu, dan dia udah ribet mikirin menu makanan buat pamer sebagai nyonya rumah yang “wah”. Cuma begitu surat balasan datang, langsung pupus harapan. Charles Bingley bilang dia harus ke kota besoknya, jadi enggak bisa dateng.

Waduh, Mrs. Bennet langsung bete. Dia mulai khawatir jangan-jangan Charles Bingley orangnya enggak betahan, baru dateng ke Netherfield udah mau kabur lagi ke kota.

Lady Lucas coba nenangin. Bilang kalo mungkin aja Charles Bingley ke kota cuma buat jemput rombongan buat pesta dansa. Dan bener aja, kabar burung mulai beredar: katanya Mr. Bingley bakal bawa dua belas cewek dan tujuh cowok ke pesta.

Anak-anak Bennet sempat panik juga dengernya—gimana kalo saingannya banyak? Tapi tenang, ternyata yang bener cuma lima orang: dua saudarinya–Louisa sama Caroline, suami Louisa, sama dua cowok termasuk Charles Bingley sendiri.

Waktu pesta dimulai, semua mata langsung ngelirik ke Mr. Bingley. Ganteng, pembawaannya asik, senyumnya ramah, kelihatan sopan dan nyenangin. Saudari-saudarinya juga cantik dan gaya banget.

Kakak iparnya, Mr. Hurst, ya… biasa aja, sih. Tapi perhatian orang-orang langsung dialihin ke cowok yang datang bareng mereka: Fitzwilliam Darcy.

Mr. Darcy ini… wah, tinggi, gagah, wajahnya oke, dan gaya bicaranya elegan banget. Baru nongol lima menit aja udah nyebar kabar kalo dia punya penghasilan sepuluh ribu pound setahun.

Orang-orang langsung angkat topi. Cowok-cowok iri, cewek-cewek melongo. Pokoknya semua terpesona—awalnya.

The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
Rp51.750
Lihat di Shopee
The Sexy Secret - Indah Hanaco
The Sexy Secret - Indah Hanaco
Rp71.250
Lihat di Shopee
The Gladiator - Indah Hanaco
The Gladiator - Indah Hanaco
Rp110.000
Lihat di Shopee
Little Women - Louisa May Alcott
Little Women - Louisa May Alcott
Rp92.650
Lihat di Shopee
Frankenstein - Mary Shelley
Frankenstein - Mary Shelley
Rp44.250
Lihat di Shopee
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Rp115.000
Lihat di Shopee

Cuma beberapa menit kemudian, semua itu bubar jalan. Soalnya Fitzwilliam Darcy ternyata dingin banget. Kelihatan sombong, kayak males banget berada di situ, dan nyaris enggak ngobrol sama siapa-siapa kecuali rombongannya sendiri.

Walaupun dompetnya tebel, muka juteknya sukses bikin orang males ngedeketin. Pokoknya Charles Bingley kelihatan jauh lebih menyenangkan dibanding si sahabat juteknya itu.

Charles Bingley sendiri langsung ngebaur, kenalan sana-sini, nari terus sepanjang malem, keliatan seneng banget, bahkan bilang pengin ngadain pesta sendiri nanti di Netherfield. Semua orang suka sama dia.

Fitzwilliam Darcy? Meh. Dia cuma nari dua kali—satu kali sama Louisa Bingley alias Mrs. Hurst dan sekali lagi sama Miss Caroline Bingley—terus muter-muter sendiri sambil sesekali ngobrol pelan sama rombongannya.

Udah deh, dia langsung dapet cap “cowok paling nyebelin se-Hertfordshire”. Dan tentu aja, yang paling geram ya Mrs. Bennet, apalagi setelah tahu anak keduanya sempat jadi bahan omongan cowok itu.

Pas Elizabeth lagi duduk karena enggak kebagian pasangan nari, dia kebetulan dengar Charles Bingley—yang baru selesai dansa—lagi ngomong sama Fitzwilliam Darcy, nyoba ngebujuk dia buat turun juga.

“Ayolah, Fritz,” kata Charles Bingley. “Jangan cuma berdiri doang kayak gitu. Dansa dong, seru lho!”

“Enggak, ah. Kamu kan tahu, aku paling males dansa kalau belum kenal orangnya. Di sini juga enggak ada yang menarik buatku. Saudara-saudaramu udah punya pasangan, dan cewek-cewek lain di ruangan ini… ya gitu, deh.”

“Wah, kalau aku sih beda! Malam ini cewek-cewek di sini asik-asik, bahkan banyak yang cantik.”

“Kamu barusan dansa sama satu-satunya yang cantik di sini,” jawab Fitzwilliam Darcy, sambil ngelirik ke Jane.

“Ya ampun, dia cantik banget, sih! Tapi tuh, liat adiknya yang duduk di belakangmu. Enggak kalah menarik, kok. Kayaknya juga asik orangnya. Ayo deh, kenalan dulu, nanti aku ajak saudaraku ngenalin.”

“Yang mana, sih?” Fitzwilliam Darcy sempat melirik sebentar ke arah Elizabeth, tapi pas tatapan mereka ketemu, dia langsung buang muka dan ngomong, “Enggak jelek sih, tapi juga enggak cukup cantik buat bikin aku tertarik. Aku juga enggak niat ngajak dansa cewek yang ditinggal cowok lain. Mending kamu balik ke pasanganmu dan nikmatin senyumannya sepuasmu. Enggak usah ngurusin aku.”

Charles Bingley langsung ketawa dan balik ke lantai dansa. Fitzwilliam Darcy ngeloyor pergi. Sementara Elizabeth cuma bisa senyum miris.

Untungnya Elizabeth orangnya santai—meski sempat kesal, dia malah cerita hal itu ke temen-temennya sambil ketawa-tawa. Buat dia, kejadian kayak gini justru lucu kalau diceritain.

Secara keseluruhan, malam itu cukup menyenangkan buat keluarga Bennet. Jane kelihatan disukai banget sama rombongan Netherfield. Charles Bingley bahkan sampe ngajak dia dansa dua kali. Saudari-saudarinya juga kelihatan suka.

The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
Rp51.750
Lihat di Shopee
The Sexy Secret - Indah Hanaco
The Sexy Secret - Indah Hanaco
Rp71.250
Lihat di Shopee
The Gladiator - Indah Hanaco
The Gladiator - Indah Hanaco
Rp110.000
Lihat di Shopee
Little Women - Louisa May Alcott
Little Women - Louisa May Alcott
Rp92.650
Lihat di Shopee
Frankenstein - Mary Shelley
Frankenstein - Mary Shelley
Rp44.250
Lihat di Shopee
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Alpha Romeo - Indah Hanaco
Rp115.000
Lihat di Shopee

Jane seneng, meski dia orangnya kalem dan enggak gampang heboh. Elizabeth ikutan seneng karena Jane kelihatan bahagia. Mary juga sempat GR karena dibilang cewek paling “berbakat” di desa.

Catherine dan Lydia? Mereka seneng-seneng aja asal dapet pasangan dansa. Gitu aja udah cukup buat mereka.

Pas mereka pulang ke rumah di Longbourn (itu nama desa mereka), Mr. Bennet masih melek, sibuk sama bukunya. Tapi bapak lima anak itu juga penasaran gimana hasil “misi” malam itu. Dalam hati dia sebenernya berharap semua rencana istrinya gagal total, tapi ternyata malah sebaliknya.

“Oh suamiku tersayang,” seru Mrs. Bennet begitu masuk. “Baru kali ini aku ngerasa malam yang begitu sempurna! Pestanya meriah banget! Kamu tuh harusnya ikut. Jane luar biasa dikagumi, semua orang bilang dia cantik banget. Si Bingley keliatan terpikat. Dia sampe dansa dua kali sama Jane! Bayangin, dua kali! Satu-satunya cewek yang diajaknya dansa dua kali! Awalnya sih dia dansa sama Miss Lucas. Aku sempet sebel, tapi ternyata enggak ada rasa tuh dia ke cewek itu. Habis itu dia langsung nanya siapa Jane, terus dikenalin, dan langsung ngajak dansa dua sesi berturut-turut. Terus dia nari lagi sama Miss King, terus Maria Lucas, abis itu balik lagi ke Jane. Terakhir dia dansa bareng Lizzy, terus tarian Boulanger!”

“Kalau dia pengertian dikit,” celetuk Mr. Bennet, “harusnya dia pura-pura aja keseleo di tarian pertama. Enggak perlu capek-capek semua dansa diikutin.”

“Oh, Sayang… dia tuh ganteng banget! Aku suka banget sama dia. Dan saudara-saudarinya juga anggun. Gaun Mrs. Hurst—ya ampun, renda-rendanya itu…”

Mr. Bennet langsung nyela, ogah denger cerita soal gaun. Jadi Mrs. Bennet buru-buru ganti topik dan mulai nyerocos soal betapa sombong dan menyebalkannya seorang Fitzwilliam Darcy.

“Tapi, Lizzy enggak rugi ditolak cowok kayak dia. Ya ampun, aku belum pernah ketemu cowok yang nyebelin banget kayak gitu. Sombongnya enggak ketulungan! Gaya jalannya aja nunjukin kalo dia kayak ngerasa paling keren sedunia.

“Masa di abilang Lizzy enggak cukup cantik buat diajak dansa? Huh! Kamu harusnya ikut tadi, Sayang, biar bisa ceramahin dia kayak biasanya kamu lakuin. Aku tadi kesel banget lihat mukanya!”

Akses Terjemahan Gratis

Kamu hanya bisa membaca 2 bab lagi. Silakan buat akun KlikNovel untuk mengakses semua 64 bab secara GRATIS!

5 bab gratis64 bab total
Daftar Sekarang

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah

💖 Suka baca cerita ini?

Bantu KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel public domain seperti Pride and Prejudice karya Jane Austen ini. Scan QR Code untuk berdonasi via Saweria 🙏

Lihat semua opsi kontribusi

Winnetou 2 - Karl May
Winnetou 2 - Karl May
Rp68.800
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Rp66.750
Lihat di Shopee
Animal Farm - George Orwell
Animal Farm - George Orwell
Rp45.300
Lihat di Shopee
The Snow Queen and Other Tales - Hans Christian Andersen
The Snow Queen and Other Tales - Hans Christian Andersen
Rp36.750
Lihat di Shopee
The Hound of the Baskervilles - Sir Arthur Conan Doyle
The Hound of the Baskervilles - Sir Arthur Conan Doyle
Rp59.250
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Rp40.150
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Rp90.000
Lihat di Shopee
Emma - Jane Austen (Shandi Publisher)
Emma - Jane Austen (Shandi Publisher)
Rp119.700
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Rp104.250
Lihat di Shopee
Gulliver\'s Travel -
Gulliver\'s Travel -
Rp59.250
Lihat di Shopee
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Mrs. Daloway - Virginia Woolf
Rp44.250
Lihat di Shopee
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Rp42.750
Lihat di Shopee

• Pride and Prejudice •