Burmese Days - George Orwell
Burmese Days - George Orwell
Rp81.750
Lihat di Shopee
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Rp49.500
Lihat di Shopee
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
Rp51.750
Lihat di Shopee
Nadira - Leila S. Chudori
Nadira - Leila S. Chudori
Rp99.000
Lihat di Shopee
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Rp42.750
Lihat di Shopee
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Rp92.650
Lihat di Shopee

Penutup Kisah

• The Great God Pan •

👁️ 5 views

The Great God Pan pertama kali terbit pada tahun 1894, karya Arthur Machen, penulis asal Wales yang dikenal sebagai salah satu perintis horor supernatural modern. Novel ini memadukan unsur cerita detektif, misteri, dan mitologi, sambil menyembunyikan sebagian besar horornya di antara celah-celah narasi.

Nama “Pan” dalam judul tidak hanya merujuk pada dewa Yunani yang berwujud setengah manusia setengah kambing, tetapi juga menjadi simbol kekuatan kuno yang liar, bebas, dan berbahaya—sesuatu yang berada di luar batas persepsi manusia. Machen mengaitkannya dengan ide “membuka pintu” menuju dunia yang tak terlihat, dengan konsekuensi yang tidak dapat dikendalikan.

Bagi pembaca yang bertanya-tanya tentang sosok Helen Vaughan, penulis dengan sengaja menyisakan banyak detail untuk imajinasi. Helen bukan sekadar tokoh antagonis; ia adalah hasil dari pertemuan terlarang antara manusia dan kekuatan asing yang muncul akibat eksperimen dr. Raymond pada Mary.

Mary, ibu Helen, adalah korban dari upacara serupa—hasil dari “pembukaan pintu rumah kehidupan” yang dilakukan oleh tangan manusia yang terlalu yakin akan ilmunya.

Helen lahir membawa warisan itu: tubuh manusia sebagai kedok, di dalamnya berdenyut sesuatu yang bukan manusia. Sejak lahir, Helen membawa sifat ganda—manusia sekaligus bukan manusia—yang membuat penampilannya berubah-ubah dan kehadirannya selalu diiringi kehancuran moral maupun fisik orang-orang di sekitarnya.

Itulah sebabnya wajah Helen bisa berganti-ganti, matanya memantulkan lebih dari satu bentuk kehidupan, dan kehadirannya selalu disertai kehancuran.

Fragmen prasasti yang disebut di bagian akhir adalah benang penghubung antara peristiwa masa lalu dan tragedi masa kini. “Dewa Agung Nodens” yang disebut di sana adalah dewa laut dalam mitologi Keltik, yang di sini diposisikan Machen sebagai entitas purba dari “Kedalaman” atau “Abyss.”

Penyebutan “pernikahan di bawah naungan” mengisyaratkan peristiwa penggabungan antara manusia dan kekuatan asing—cikal bakal tragedi yang menimpa Mary, dan kemudian Helen. Pernikahan yang “disaksikan di bawah naungan” bukanlah pesta manusia, melainkan ikatan antara manusia dan sesuatu yang tidak berasal dari dunia ini. “Naungan” itu adalah hutan, tapi juga tirai tipis yang memisahkan terang dan gelap, nyata dan tak-terkatakan.

Prasasti di pilar itu tidak pernah dimaksudkan untuk dibaca oleh orang awam. Ia adalah peringatan sekaligus pengakuan dosa, ditinggalkan oleh seseorang yang pernah melihat perbatasan itu terbuka. Tapi seperti semua peringatan kuno, ia diabaikan—sampai akhirnya sejarah mengulang dirinya, dan Helen menjadi bukti hidup bahwa ada rahasia di bawah naungan hutan yang seharusnya tetap terkubur.

Arthur Machen tidak pernah menjelaskan seluruh “rahasia” dalam novel ini. Sebagian besar makna disampaikan secara samar, mengandalkan imajinasi pembaca untuk mengisi kekosongan. Justru di situlah letak kekuatan The Great God Pan: cerita ini tetap meninggalkan rasa tidak nyaman dan tanda tanya bahkan setelah halaman terakhir ditutup.

Beri Rating Novel Ini

Silakan login untuk memberi rating pada novel ini.

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah

💖 Suka baca cerita ini?

Bantu KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel public domain seperti The Great God Pan karya Arthur Machen ini. Scan QR Code untuk berdonasi via Saweria 🙏

Lihat semua opsi kontribusi

The Ladies\' Paradise - Émile Zola
The Ladies\' Paradise - Émile Zola
Rp110.250
Lihat di Shopee
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Poirot\'s Early Cases - Agatha Christie
Rp67.000
Lihat di Shopee
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Rp69.000
Lihat di Shopee
The Diamond Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
The Diamond Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
Rp84.150
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Rp74.250
Lihat di Shopee
Little Women - Louisa May Alcott
Little Women - Louisa May Alcott
Rp59.250
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Rp42.750
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen (Terjemahan)
Pride and Prejudice - Jane Austen (Terjemahan)
Rp79.600
Lihat di Shopee
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Rp92.650
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes Short Stories #3 - Sir Arthur Conan Doyle
Sherlock Holmes Short Stories #3 - Sir Arthur Conan Doyle
Rp36.000
Lihat di Shopee
Romeo Juliet - William Shakespeare
Romeo Juliet - William Shakespeare
Rp50.500
Lihat di Shopee
Jane Eyre - Charlotte Brontë
Jane Eyre - Charlotte Brontë
Rp119.000
Lihat di Shopee