Rekomendasi
Little Women - Louisa May Alcott
Little Women - Louisa May Alcott
Lihat Buku
Rekomendasi
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Lihat Buku
Rekomendasi
Pride and Prejudice - Jane Austen (Shandi Publisher)
Pride and Prejudice - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
The Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
Lihat Buku
Rekomendasi
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku
Rekomendasi
The Ladies\' Paradise - Émile Zola
The Ladies\' Paradise - Émile Zola
Lihat Buku

Bagian 1 — Léon Chenal si Pelukis Tua

• Miss Harriet •

👁️ 7 tayangan

KAMI bertujuh dalam kereta kuda beroda empat—empat perempuan dan tiga laki-laki, salah satunya duduk di samping kusir, di kursi depan yang tinggi. Kereta kami melaju pelan menyusuri jalan besar yang meliuk-liuk mengikuti garis pantai.

Kami berangkat dari Étretat sejak fajar menyingsing, menuju reruntuhan Tancarville yang konon penuh sejarah. Masih mengantuk dan menggigil diterpa hawa pagi yang lembap, kami duduk terdiam.

Para perempuan, terutama, yang tak biasa berpetualang sepagi ini, tak kuasa menahan kantuk. Kelopak mata mereka naik-turun seolah menimbang-nimbang untuk terpejam, kepala mereka mengangguk pelan, lalu bangkit lagi, sambil sesekali menguap—tak peduli pada keindahan subuh yang membentang di hadapan.

Musim gugur sedang berada di puncaknya. Di kiri-kanan jalan, ladang-ladang terbentang sunyi, tanahnya menguning karena bekas panen gandum dan jagung yang menyisakan tunggul tajam, seperti janggut kasar yang baru tumbuh.

Bumi terasa lembap dan hangat, seperti mengepulkan asap halus. Di atas, burung-burung pipit bernyanyi tinggi di langit, sementara burung-burung kecil lainnya berkicau pelan di balik semak.

Akhirnya matahari pun muncul, membara merah di batas cakrawala. Perlahan-lahan ia naik, makin terang dari menit ke menit, dan seakan-akan seluruh alam tersentak bangun, tersenyum, lalu menggeliat malas seperti gadis muda yang baru bangun tidur, masih mengenakan kamisol tipis dan putihnya.

Saat itu, Comte d’Etraille yang duduk di depan berseru:

“Lihat! Lihat! Seekor kelinci!” Ia menunjuk ke arah kiri, ke semak-semak yang tumbuh di sisi ladang.

Seekor kelinci muda tampak beringsut perlahan, nyaris tak terlihat karena warna bulunya menyaru dengan tanah. Hanya telinganya yang panjang bergerak-gerak, seperti antena.

Kelinci iru melompat pelan menyeberangi cekungan tanah, berhenti sebentar, lalu lanjut lagi, kadang berbelok tanpa arah pasti, kadang terpaku, seolah mendeteksi bahaya yang tak kasat mata, tak tahu harus ke mana. Lalu, secepat kilat, ia berlari dengan loncatan-loncatan panjang dan lenyap di balik ladang bit yang lebat.

Semua lelaki dalam rombongan sontak terbangun, mengikuti larinya hewan itu dengan mata penuh semangat.

Rekomendasi
Romeo & Juliet - William Shakespeare
Romeo & Juliet - William Shakespeare
Lihat Buku
Rekomendasi
The Adventure of Huckleberry Finn - Mark Twain
The Adventure of Huckleberry Finn - Mark Twain
Lihat Buku
Rekomendasi
Northanger Abbey - Jane Austen (Shandi Publisher)
Northanger Abbey - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Lihat Buku
Rekomendasi
Peter Pan - J. M. Barrie
Peter Pan - J. M. Barrie
Lihat Buku
Rekomendasi
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku

René Lemanoir tertawa kecil dan berseru, “Pagi ini kita benar-benar tidak sopan, ya.” Lalu ia berpaling ke tetangganya, si Baroness kecil dari Stérennes yang tengah bergelut dengan kantuk, dan berbisik:

“Baroness, Anda pasti sedang memikirkan suami Anda. Tenang saja, ia tidak akan kembali sebelum Sabtu. Masih ada empat hari tersisa.”

Perempuan itu tersenyum mengantuk, “Betapa kurang ajarnya Anda.”

Namun ia mengibaskan kantuknya, lalu menambahkan, “Ayo dong, ada yang harus mulai bicara—ceritakan sesuatu yang bisa membuat kita semua tertawa. Anda, Monsieur Chenal, yang katanya kekayaannya melebihi Duke de Richelieu, ceritakanlah kisah cinta paling gila yang pernah Anda alami. Bebas, apa saja.”

Léon Chenal—seorang pelukis tua, yang dulunya tampan dan tegap, dan masih bangga akan tubuhnya meski kini telah menua—mengelus janggut putih panjangnya dan tersenyum. Ia diam sejenak, seolah sedang menyaring ingatan dari antara serpih-serpih waktu. Namun kemudian wajahnya berubah muram, suara tawanya lenyap, digantikan keseriusan yang nyaris khidmat.

“Madame sekalian, cerita ini mungkin tidak akan membuat Anda tertawa. Karena yang akan saya kisahkan adalah kisah cinta paling menyedihkan dalam hidup saya. Dan saya sungguh berharap tak seorang pun dari Anda pernah mengalami hal serupa.”

Miss Harriet 2 dari 10
Miss Harriet
Kamu sedang membaca sebagai pengunjung. Beberapa bab awal dapat dibaca tanpa akun.
Progres Zona Bebas: 50%

💝 Suka terjemahan ini?

Dukung KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel klasik seperti Miss Harriet.

Rekomendasi
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Lihat Buku
Rekomendasi
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Dracula - Bram Stoker
Dracula - Bram Stoker
Lihat Buku
Rekomendasi
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Merahnya Merah - Iwan Simatupang
Lihat Buku
Rekomendasi
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Lihat Buku

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Rekomendasi
Kumpulan Cerpen Terbaik HG Wells
Kumpulan Cerpen Terbaik HG Wells
Lihat Buku
Rekomendasi
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Case Book of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku
Rekomendasi
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes Short Stories #2 - Sir Arthur Conan Doyle
Sherlock Holmes Short Stories #2 - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku
Rekomendasi
Northanger Abbey - Jane Austen
Northanger Abbey - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Hamlet - William Shakespeare
Hamlet - William Shakespeare
Lihat Buku
×
×