Naskah asli novel The Invisible Tenants of Rushmere berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan lebih dari 50 tahun lalu dan penulisnya, Florence Marryat, telah wafat lebih dari 70 tahun lalu, sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Malam itu, ketika semua penghuni rumah telah terlelap, suara langkah berderap-derap di lorong lantai atas. Pintu kamar bergetar seperti dipukul dari luar, dan suara bisikan lirih terdengar, seakan banyak orang bercakap dalam bahasa asing. Namun ketika lampu dinyalakan, lorong itu hening—kosong, tanpa tanda kehidupan. Hanya udara dingin menusuk yang tersisa, membuat bulu kuduk berdiri. Siapa pun yang berani tinggal di Rushmere lama-lama akan segera tahu: rumah itu tidaklah kosong. Ada penyewa lain yang tak kasatmata, menuntut tempatnya, dan mereka tidak mudah terusir.
Daftar Isi
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!










Silakan login untuk meninggalkan komentar.