The Disintegration Machine
“Disintegrator Nemor,” kata pria aneh itu sambil melambaikan tangan ke arah mesin tersebut. “Inilah model yang kelak akan terkenal karena mengubah keseimbangan kekuatan antarbangsa. Siapa pun yang memilikinya akan menguasai dunia. Nah, Profesor Challenger, kalau boleh saya katakan, Anda telah memperlakukan saya dengan kurang sopan dan kurang hormat dalam perkara ini. Apakah Anda berani duduk di kursi itu dan membiarkan saya mendemonstrasikan kemampuan kekuatan baru ini langsung pada tubuh Anda sendiri?”