Semua Cerpen

The Honourable Gentleman (Sang Lelaki Terhormat)

Misteri Sastra Amerika

“Ada juga kemungkinan bahwa engkau dengan terhormat melakukan bunuh diri,” usul Tsing Yat dengan tenang. “Itu pun telah kupikirkan. Karena bunuh diri adalah fah-lien—diperbolehkan oleh hukum. Tetapi jika sekarang, sebelum operasi, aku dengan tanganku sendiri naik ke naga, guncangan itu mungkin akan membunuhnya dan saat-saat terakhirnya akan menjadi saat-saat penuh kesedihan. “Jika aku menunggu sampai setelah operasi, dia akan melihatku di ranjang kematianku, mungkin dalam peti matiku ketika upacara terakhir berlangsung. Dan lagi, mungkin, setelah melihatku sebagaimana adanya—aku, yang dia kira tampan menawan—madu tahun-tahun lalu akan berubah menjadi empedu rasa jijik—kebencian.”
👁 0⭐ 0(0 vote)

The Man of the Crowd (Pria dalam Kerumunan)

Misteri Sastra Amerika

Matahari terbit saat kami masih berjalan, dan ketika kami sekali lagi mencapai pusat keramaian kota—jalan di depan Hotel D———tempat itu menampilkan kesibukan manusia yang hampir sama dengan yang kulihat pada malam sebelumnya. Di sini, lama, di tengah kekacauan yang terus bertambah dari waktu ke waktu, aku terus mengikuti orang asing itu. Namun seperti sebelumnya, ia berjalan bolak-balik, dan sepanjang hari tidak pernah keluar dari pusaran jalan itu. Dan ketika bayang-bayang malam kedua mulai turun, aku merasa lelah hingga seakan mati rasa; lalu, berhenti tepat di depan pengembara itu, aku menatap wajahnya dengan tajam. Ia tidak menyadari keberadaanku, dan tetap melanjutkan langkahnya yang muram, sementara aku, berhenti mengikutinya, tenggelam dalam renungan.
👁 0⭐ 0(0 vote)

Crooken Sands (Pasir Crooken)

Horor Sastra Inggris

Arthur Markam memutuskan untuk tidak menceritakan petualangannya yang mengerikan itu kepada keluarganya—setidaknya sampai ia benar-benar menguasai dirinya kembali. Sekarang setelah bayangan maut itu—dirinya yang lain—tenggelam dalam pasir hisap, ia merasa seakan sebagian dari ketenangan pikirannya yang lama telah kembali. Malam itu ia tidur nyenyak tanpa bermimpi sama sekali; dan pada pagi harinya ia kembali seperti dirinya yang lama. Seolah-olah dirinya yang baru dan lebih buruk itu telah lenyap untuk selamanya; dan anehnya Saft Tammie tidak muncul di tempat biasanya pagi itu, dan tidak pernah muncul lagi, melainkan kembali duduk di tempat lamanya memandangi kehampaan seperti dahulu dengan mata yang redup.
👁 0⭐ 0(0 vote)

A Dream of Red Hands (Mimpi Tangan Berlumuran Darah)

Horor Sastra Inggris

“Melawannya?—mimpi jahat itu! Ah, tidak, Sir, tidak! Tak ada kekuatan manusia yang dapat melawan mimpi itu, sebab ia datang dari Tuhan—dan terukir di sini!” Ia memukul dahinya. Kemudian ia melanjutkan, “Mimpi itu selalu sama, selalu sama, tetapi setiap kali datang kekuatannya untuk menyiksaku semakin besar.” “Seperti apa mimpi itu?” tanyaku, berpikir bahwa dengan menceritakannya mungkin ia akan sedikit lega. Akan tetapi ia menjauh dariku, dan setelah lama terdiam berkata, “Tidak, sebaiknya aku tidak menceritakannya. Mungkin mimpi itu tidak akan datang lagi.”
👁 0⭐ 0(0 vote)
Rekomendasi
Winnetou 4 - Karl May
Winnetou 4 - Karl May
Lihat Buku
Rekomendasi
Frankenstein - Mary Shelley
Frankenstein - Mary Shelley
Lihat Buku
Rekomendasi
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Tarian Kematian - Gustave Flaubert
Lihat Buku
Rekomendasi
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Lihat Buku
Rekomendasi
The Island of Doctor Moreau - H.G. Wells
The Island of Doctor Moreau - H.G. Wells
Lihat Buku
Rekomendasi
Northanger Abbey - Jane Austen (Mizan)
Northanger Abbey - Jane Austen (Mizan)
Lihat Buku

The Burial of the Rats (Penguburan Para Tikus)

Horor Sastra Inggris

Gubuk itu adalah perangkap pembunuhan yang sesungguhnya, dan dijaga dari segala sisi. Seorang pencekik berbaring di atas atap, siap menjeratku dengan talinya jika aku berhasil lolos dari belati perempuan tua itu. Di depan, jalan dijaga oleh entah berapa banyak pengawas. Dan di belakang ada deretan orang putus asa—aku tadi masih melihat mata mereka melalui celah papan lantai—ketika mereka berbaring menunggu isyarat untuk bangkit. Jika harus terjadi, sekaranglah saatnya! Dengan sikap sesantai mungkin aku sedikit memutar bangkuku sehingga kaki kananku berada dengan baik di bawah tubuhku. Lalu dengan lompatan tiba-tiba, sambil memalingkan kepala dan melindunginya dengan tangan, dan dengan naluri bertarung para ksatria dahulu kala, aku menyebut nama kekasihku dan melemparkan tubuhku ke dinding belakang gubuk.
👁 0⭐ 0(0 vote)

The Coming of Abel Behenna (Kedatangan Abel Behenna)

Horor Sastra Inggris

Setelah upacara selesai, Sarah menggandeng lengan suaminya dan mereka berjalan pergi bersama, sementara anak-anak laki-laki dan gadis-gadis muda ditegur oleh orang tua mereka agar bersikap sopan, sebab mereka sebenarnya ingin mengikuti pasangan itu dari dekat. Jalan dari gereja menurun menuju belakang pondok Eric, dengan lorong sempit di antara rumahnya dan rumah tetangganya. Ketika pasangan pengantin itu telah melewati lorong tersebut, sisa jemaat yang mengikuti mereka dari kejauhan tiba-tiba dikejutkan oleh jeritan panjang dan melengking dari sang pengantin. Mereka berlari melewati lorong dan menemukan Sarah berdiri di tepi sungai dengan mata liar, menunjuk ke dasar sungai tepat di seberang pintu rumah Eric Sanson.
👁 0⭐ 0(0 vote)

The Gipsy Prophecy (Ramalan Gipsi)

Horor Sastra Inggris

Ketika Mary melihat suaminya keluar membawa senjata itu, ia menjerit dalam ketakutan yang luar biasa, dan histeria semalam segera kembali. Joshua berlari ke arah istrinya dan, melihatnya terjatuh, segera melemparkan pisau itu dan mencoba menangkapnya. Namun ia terlambat satu detik, dan kedua pria itu berteriak ngeri secara bersamaan ketika melihat Mary jatuh tepat di atas mata pisau yang telanjang.
👁 0⭐ 0(0 vote)

The Secret of the Growing Gold (Rambut Keemasan yang Terus Tumbuh)

Horor Sastra Inggris

Pada pagi hari ketika dokter dari London datang, Geoffrey maupun istrinya tidak dapat ditemukan. Pencarian dilakukan di semua ruangan, tetapi tidak berhasil. Sebagai upaya terakhir pintu besar aula tua didobrak, dan mereka yang masuk melihat pemandangan yang suram dan menyedihkan. Di sana, di dekat perapian yang kosong, Geoffrey Brent dan istrinya yang muda duduk kaku, pucat, dan mati. Wajah Mrs. Brent tampak damai, dan matanya tertutup seperti dalam tidur; tetapi wajah Geoffrey adalah pemandangan yang membuat siapa pun yang melihatnya gemetar, sebab di sana terpahat ekspresi ketakutan yang tak terkatakan.
👁 0⭐ 0(0 vote)
Rekomendasi
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Lihat Buku
Rekomendasi
Romeo & Juliet - William Shakespeare
Romeo & Juliet - William Shakespeare
Lihat Buku
Rekomendasi
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku

The Squaw (Orang Squaw)

Horor Sastra Inggris

“Wah, lihatlah! Squaw itu sudah memakai semua cat perangnya! Kalau dia mencoba macam-macam padaku, dorong saja dia menjauh. Aku sudah terikat erat oleh ikatan ini—sialnya lagi, kalau dia mau mencakar mataku, aku bahkan tak bisa menoleh menghindar! Pelan sedikit, Hakim! Jangan kendurkan tali itu atau aku benar-benar celaka!” Pada saat itu Amelia benar-benar pingsan, dan aku harus memeluk pinggangnya agar ia tidak jatuh ke lantai. Ketika aku sedang menolongnya, aku melihat kucing hitam itu merendahkan tubuhnya untuk melompat, dan aku segera bangkit untuk mengusir makhluk itu. Namun pada detik yang sama, dengan jeritan yang nyaris seperti jeritan dari neraka, kucing itu melontarkan dirinya—bukan ke arah Hutcheson seperti yang kami kira, melainkan langsung ke wajah penjaga itu. Cakarnya mencakar liar seperti yang sering terlihat dalam gambar naga pada lukisan Cina, dan ketika aku melihatnya, salah satu cakarnya mengenai mata orang malang itu dan benar-benar merobeknya hingga ke pipi, meninggalkan garis merah lebar tempat darah tampak menyembur dari setiap pembuluh. Dengan teriakan ketakutan yang lebih cepat muncul daripada rasa sakitnya sendiri, orang itu melompat mundur, dan dalam gerakan itu ia melepaskan tali yang menahan pintu besi.
👁 0⭐ 0(0 vote)

The Judge’s House (Rumah Sang Hakim)

Horor Sastra Inggris

Ketika lonceng alarm dari Judge’s House mulai berdentang, kerumunan orang segera berkumpul. Lampu dan obor dari berbagai jenis muncul, dan segera sekelompok orang bergegas menuju tempat itu. Mereka mengetuk pintu dengan keras, tetapi tidak ada jawaban. Akhirnya mereka mendobrak pintu dan bergegas masuk ke ruang makan besar, dengan Dr. Thornhill di barisan terdepan. Di sana, di ujung tali lonceng alarm besar itu, tergantung tubuh mahasiswa itu; dan pada wajah sang hakim dalam lukisan tampak sebuah senyum jahat.
👁 0⭐ 0(0 vote)
×
×