Gustave Flaubert

Gustave Flaubert

12 Desember 1821 - 8 Mei 1880

Gustave Flaubert lahir pada 12 Desember 1821 di Rouen, Normandia, sebagai putra kedua seorang ahli bedah sukses bernama Achille-Cléophas Flaubert. Ia mulai menulis sejak usia dini, bahkan disebutkan oleh beberapa sumber sejak usia delapan tahun. Pendidikan awalnya ditempuh di Lycée Pierre-Corneille di Rouen, dan pada 1840 ia dikirim ke Paris untuk belajar hukum—sebuah masa yang tidak disukainya dan ia jalani dengan acuh tak acuh.

 

Pada tahun 1844, ia mengalami serangan saraf (diduga epilepsi) yang mengubah arah hidupnya. Ia meninggalkan Paris, menghentikan studi hukum, dan kembali ke Croisset, dekat Rouen, tempat ia tinggal bersama ibunya dan mengabdikan dirinya sepenuhnya pada dunia tulis-menulis. Dari 1846 hingga 1854, ia menjalin hubungan dengan penyair Louise Colet, yang korespondensinya dengan Flaubert kini menjadi dokumen berharga tentang pandangannya terhadap seni dan gaya penulisan.

 

Flaubert adalah seorang pekerja keras yang sangat perfeksionis. Ia dikenal karena usahanya yang intens untuk menemukan “le mot juste” (kata yang tepat), sebuah dedikasi yang membuatnya bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu hanya untuk menyelesaikan satu halaman. Karyanya yang paling terkenal, Madame Bovary, memakan waktu lima tahun untuk diselesaikan. Ketika diterbitkan secara berseri pada 1856, novel ini dituduh tidak bermoral dan Flaubert dibawa ke pengadilan pada Januari 1857. Ia berhasil dibebaskan, dan novel yang terbit dalam bentuk buku pada April 1857 itu langsung menjadi bestseller. Karya ini dianggap sebagai tonggak utama dalam sastra realis modern.

 

Setelah sukses besar, Flaubert menulis Salammbô (1862), sebuah kisah epik yang berlatar Kartago kuno, yang ia riset langsung dengan berkunjung ke sana pada 1858. Karyanya yang lain, A Sentimental Education (1869), menggambarkan kekecewaan dan skeptisisme generasi mudanya, sekaligus mengkritik kegagalan masyarakat borjuis. Karyanya yang kemudian termasuk The Temptation of Saint Anthony (1874), yang ia kerjakan sepanjang hidupnya, dan Three Tales (1877), yang di dalamnya terdapat cerita pendek A Simple Heart yang terkenal.

 

Kehidupan pribadinya diwarnai oleh berbagai tantangan. Ia tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak. Beberapa kali ia melakukan perjalanan ke Timur Tengah, termasuk ke Mesir dan Konstantinopel, dan diketahui mengidap penyakit kelamin sepanjang hidupnya. Tahun 1870-an adalah masa sulit baginya: rumahnya diduduki tentara Prusia, ibunya meninggal pada 1872, dan ia mengalami kesulitan keuangan. Kesehatannya terus menurun, dan ia meninggal dunia pada 8 Mei 1880 di Croisset akibat pendarahan otak pada usia 58 tahun . Ia dimakamkan di makam keluarga di pemakaman Rouen.

 

Salah satu warisan Flaubert yang paling berpengaruh adalah dedikasi mutlaknya pada gaya penulisan dan narasi realistis yang netral. Kritikus James Wood bahkan menyatakan, “Novelis-novelis harus berterima kasih pada Flaubert seperti para penyair berterima kasih pada musim semi; semuanya dimulai lagi dari dirinya. Ada masa sebelum Flaubert dan masa setelah dia.”

Madame Bovary

Emma Bovary, istri dokter desa, bosan dengan kehidupan monotonnya. Ia mengidamkan kisah cinta ala novel romantis dan kemewahan Paris. Sayangnya, petualangannya justru membawanya ke jerat utang dan skandal. Karya klasik...
👁 168

Tidak ada cerpen.

Tidak ada antologi.

×
×