Naskah asli novel Madame Bovary berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 15 Desember 1856 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Gustave Flaubert, telah wafat pada 8 Mei 1880 (lebih dari 70 tahun lalu), sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
GUSTAVE Flaubert menulis Madame Bovary (1857) dengan darah dan air mataโia menghabiskan lima tahun menyempurnakan setiap kalimat, sampai suatu hari ia berteriak, “Emma Bovary, c’est moi!” (“Emma Bovary adalah aku!”). Ungkapan itu mungkin metafora, tapi juga mengisyaratkan betapa Flaubert menyuntikkan sebagian dirinya ke dalam tokoh tragis ini.
Novel ini bukan sekadar kisah perselingkuhan. Ini adalah cerita tentang bagaimana khayalan bisa menjadi racun, dan bagaimana seorang wanita abad ke-19 dicekik oleh kebosanan, hasrat, dan kemunafikan masyarakat di sekitarnya.
๐ Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!







Silakan login untuk meninggalkan komentar.