Bab 7 – Para Pengkhianat Animal Farm
MUSIM dingin itu sangat kejam. Cuaca badai disusul hujan es dan salju, lalu datanglah embun beku keras yang tak mencair hingga jauh memasuki bulan Februari.
Para binatang tetap melanjutkan pembangunan kembali kincir angin sebaik yang mereka mampu, dengan kesadaran penuh bahwa dunia luar sedang mengamati mereka, dan bahwa manusia-manusia yang iri akan bersorak gembira dan merasa menang jika kincir itu tidak selesai tepat waktu.
Karena kedengkian semata, manusia-manusia itu berpura-pura tidak percaya bahwa Snowball-lah yang menghancurkan kincir angin; mereka mengatakan bahwa bangunan itu roboh karena dindingnya terlalu tipis.
Para binatang tahu bahwa itu tidak benar. Namun demikian, telah diputuskan bahwa kali ini dinding kincir akan dibuat setebal tiga kaki, bukan delapan belas inci seperti sebelumnyaβyang berarti mereka harus mengumpulkan batu dalam jumlah jauh lebih besar.
Untuk waktu yang lama, tambang batu tertutup gundukan salju dan tak ada yang bisa dikerjakan. Beberapa kemajuan tercapai saat cuaca kering dan membeku yang menyusul, tetapi pekerjaan itu kejam, dan para binatang tidak lagi bisa merasa seoptimistis sebelumnya.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.