Bab 50 — Keputusan Mr. Bennet dan Akhir Masalah Lydia-Wickham
MR. BENNET sering kali menyesal, jauh sebelum saat ini tiba, bahwa alih-alih menyisihkan sebagian penghasilannya setiap tahun, ia justru menghabiskan semuanya. Seandainya ia menabung, tentu masa depan anak-anaknya—dan istrinya, bila ia meninggal lebih dulu—akan lebih terjamin.
Kini penyesalan itu terasa lebih pahit dari sebelumnya. Andai saja ia menunaikan kewajibannya, Lydia tak perlu berutang budi pada pamannya demi membeli secuil kehormatan yang masih bisa diselamatkan.
Kehormatan murahan berupa keberhasilan menjodohkan putrinya dengan pemuda paling tak berguna di seluruh Inggris, semestinya memang jatuh ke tempatnya yang pantas.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 13). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Pride and Prejudice sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.