Rekomendasi
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Sherlock Holmes - A Study in Scarlet
Lihat Buku
Rekomendasi
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Moby Dick - Herman Melville
Moby Dick - Herman Melville
Lihat Buku
Rekomendasi
Pride and Prejudice - Jane Austen (Shandi Publisher)
Pride and Prejudice - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Le Petit Prince - Antoine de Saint-Exupery
Lihat Buku
Rekomendasi
The Island of Doctor Moreau - H.G. Wells
The Island of Doctor Moreau - H.G. Wells
Lihat Buku

Bab 3 – Kesan Pertama Mrs. Bennet

• Pride and Prejudice •

👁️ 14 tayangan

SEGALA upaya yang dilakukan Mrs. Bennet, dibantu kelima putrinya, untuk menggali informasi tentang Mr. Bingley dari sang suami, ternyata sia-sia. Mr. Bennet sama sekali tidak memberikan gambaran yang memuaskan.

Mereka menyerangnya dengan berbagai cara: pertanyaan langsung, dugaan yang dicari-cari, dan tebakan-tebakan. Namun, Mr. Bennet berhasil menghindar dari semua jebakan itu. Akhirnya, mereka terpaksa menerima kabar dari tetangga mereka, Lady Lucas, yang menjadi perantara.

Isi keterangannya sangat positif. Sir William menyukai tetangga baru itu.

Usia Mr. Bingley masih sangat muda, tampan sekali, sangat menyenangkan, dan puncaknya, ia berencana datang ke pesta dansa berikutnya dengan rombongan besar. Sungguh menggembirakan!

Kecintaan pemuda kaya itu pada acara dansa adalah langkah pasti untuk menjeratnya dalam perangkap cinta. Harapan akan bisa merebut hati Mr. Bingley pun mulai menggelora.

“Jika saja aku bisa melihat salah satu putriku menetap dengan bahagia di Netherfield,” kata Mrs. Bennet pada suaminya, “dan yang lainnya menikah dengan baik, tidak ada lagi yang kuinginkan dalam hidup ini.”

Beberapa hari kemudian, Mr. Bingley membalas kunjungan Mr. Bennet. Ia duduk sekitar sepuluh menit bersama tuan rumah di perpustakaan. Ia sempat berharap bisa bertemu para putri Keluarga Bennet yang pesona kecantikan mereka sering ia dengar, tetapi yang ia lihat hanyalah Mr. Bennet.

Para perempuan Keluarga Bennet sedikit lebih beruntung; mereka berhasil mengamati Mr. Bingley dari jendela lantai atas dan melihat ia mengenakan mantel biru dan menunggang kuda hitam.

Undangan makan malam segera dikirim. Mrs. Bennet bahkan sudah merencanakan daftar menu yang akan memamerkan keahliannya sebagai seorang ibu rumah tangga.

Namun, balasan yang datang justru menunda segalanya. Mr. Bingley terpaksa harus ke London keesokan harinya, sehingga tidak bisa menerima kehormatan undangan mereka.

Mrs. Bennet sangat kecewa. Ia tidak bisa membayangkan urusan penting apa yang bisa membuat Mr. Bingley ke kota tak lama setelah tiba di Hertfordshire. Ia mulai khawatir pemuda kaya itu akan terus berpindah-pindah dan tidak pernah benar-benar menetap di Netherfield.

Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Lihat Buku
Rekomendasi
Winnetou 1 - Karl May
Winnetou 1 - Karl May
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku

Kekhawatirannya sedikit reda oleh pemikiran Lady Lucas bahwa mungkin saja Mr. Bingley pergi ke London hanya untuk mengajak lebih banyak orang ke pesta dansa. Kabar pun beredar bahwa Mr. Bingley akan mengajak dua belas perempuan dan tujuh laki-laki.

Para gadis Bennet sedih mendengar jumlah tamu perempuan yang banyak itu, tetapi mereka terhibur sehari sebelum pesta dengan kabar bahwa ternyata Mr. Bingley hanya membawa enam orang dari London: kelima saudara perempuannya dan seorang sepupu.

Dan ketika rombongan itu memasuki balai dansa, ternyata hanya ada lima orang: Mr. Bingley, kedua saudara perempuannya, suami dari yang tertua, dan seorang pria muda lainnya.

Mr. Bingley tampak rupawan dan bersikap layaknya seorang gentleman. Wajahnya ramah, dan tingkah lakunya tidak dibuat-buat.

Kedua saudara perempuan Mr. Bingley adalah wanita-wanita anggun dengan gaya yang sangat modis. Iparnya, Mr. Hurst, sekilas terlihat seperti gentleman.

Namun, temannya, Mr. Darcy, segera menarik perhatian seisi ruangan karena perawakan tingginya yang tegap, fitur wajahnya yang tampan, sikapnya yang mulia, dan kabar—yang beredar dalam lima menit setelah kehadirannya—tentang penghasilannya sepuluh ribu pound setahun.

Para pria mengakui Mr. Darcy sebagai pria yang gagah, para wanita menyatakan ia jauh lebih tampan dari Mr. Bingley, dan ia menjadi pusat kekaguman selama separuh malam, sampai sikapnya menimbulkan kekecewaan yang mengubah popularitasnya.

Ia diketahui sombong, menganggap dirinya di atas semua orang yang hadir, dan terlalu angkuh untuk bersenang-senang. Bahkan tanah miliknya yang luas di Derbyshire tidak bisa menyelamatkannya dari kesan negatif dan tidak menyenangkan. Ia dianggap tidak layak dibandingkan dengan temannya.

Mr. Bingley dengan cepat berkenalan dengan semua orang penting di ruangan itu. Ia bersemangat dan terbuka, turun ke lantai dansa untuk setiap sesi, kesal karena pesta berakhir terlalu awal, dan berbicara tentang mengadakan pesta sendiri di Netherfield.

Sifat-sifatnya yang ramah itu menunjukkan sendiri segalanya. Sungguh kontras dengan temannya!

Mr. Darcy hanya berdansa sekali dengan Mrs. Hurst dan sekali dengan Miss Bingley, menolak diperkenalkan kepada wanita lain mana pun, dan menghabiskan sisa malamnya dengan berjalan-jalan di sekitar ruangan, sesekali berbicara dengan seseorang dari rombongannya sendiri.

Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Lihat Buku
Rekomendasi
Winnetou 1 - Karl May
Winnetou 1 - Karl May
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku

Karakternya sudah jelas. Ia adalah pria paling sombong dan paling tidak menyenangkan di dunia, dan semua orang berharap ia tidak akan pernah datang lagi.

Yang paling membenci Mr. Darcy adalah Mrs. Bennet. Kebenciannya pada perilaku pemuda itu semakin menjadi-jadi setelah mengabaikan salah satu putrinya.

Elizabeth Bennet, karena sedikitnya jumlah pria, terpaksa tidak berdansa untuk dua sesi. Pada saat itu, Mr. Darcy berdiri cukup dekat sehingga Lizy tidak sengaja mendengar percakapan pemuda itu dengan Mr. Bingley, yang mendekati temannya untuk membujuknya turun ke lantai dansa.

“Ayo, Darcy,” katanya, “kau harus berdansa. Aku tidak suka melihatmu berdiri sendirian seperti orang bodoh. Lebih baik kau mencari teman dansa.”

“Aku tidak akan melakukannya. Kau tahu betapa aku membenci ide itu, kecuali aku benar-benar kenal dengan pasanganku. Di pesta seperti ini, itu tidak mungkin terjadi. Saudari-saudarimu sudah ada pasangan, dan tidak ada satu wanita pun di ruangan ini yang bisa membuatku tertarik berdansa.”

“Aku tidak akan bersikap seperti dirimu,” seru Bingley, “demi apa pun! Demi kehormatanku, aku belum pernah bertemu dengan begitu banyak gadis yang menyenangkan dalam hidupku seperti malam ini; dan beberapa di antaranya, kau lihat, sangat cantik.”

“Kau sedang berdansa dengan satu-satunya gadis yang cantik di ruangan ini,” kata Mr. Darcy, menatap gadis tertua Keluarga Bennet, Jane.

“Oh, ia adalah makhluk paling cantik yang pernah kulihat! Tapi salah satu saudara perempuannya duduk tepat di belakangmu, yang juga cukup cantik, dan kurasa sangat menyenangkan. Biar kuminta pasanganku untuk memperkenalkanmu.”

“Maksudmu yang mana?” Dan sambil berbalik, Mr. Darcy menatap Elizabeth sebentar, sampai, menangkap tatapannya, lalu langsung memalingkan muka dan berkata dingin, “Dia bisa ditolerir: tapi tidak cukup cantik untuk menggodaku; dan aku sedang tidak berminat untuk memberikan perhatian pada wanita muda yang diabaikan oleh pria lain. Kau lebih baik kembali ke pasanganmu dan menikmati senyumannya, karena kau hanya membuang waktumu jika terus berbicara denganku.”

Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Lihat Buku
Rekomendasi
Winnetou 1 - Karl May
Winnetou 1 - Karl May
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku

Mr. Bingley mengikuti saran temannya. Sementara Mr. Darcy pergi; dan Elizabeth tetap duduk dengan perasaan tidak suka padanya. Namun, ia menceritakan kejadian itu dengan penuh semangat kepada teman-temannya; karena ia memiliki sifat periang dan suka bercanda, ia menyukai segala sesuatu yang konyol.

Secara keseluruhan, malam itu berlalu dengan menyenangkan bagi seluruh keluarga. Mrs. Bennet melihat putri tertuanya dikagumi oleh rombongan Netherfield. Mr. Bingley telah menari dua kali dengan Jane, dan ia diperhatikan oleh saudara-saudara perempuannya.

Jane merasa senang akan hal ini, meski dengan caranya yang lebih tenang. Elizabeth merasakan kebahagiaan Jane.

Mary mendengar dirinya disebutkan kepada Miss Bingley sebagai gadis paling berbakat di lingkungan itu. Catherine dan Lydia cukup beruntung karena selalu mendapat pasangan menari, yang merupakan satu-satunya hal yang mereka pedulikan dalam sebuah pesta.

Oleh karena itu, mereka pulang dengan semangat tinggi ke Longbourn, desa tempat mereka tinggal. Mereka mendapati Mr. Bennet masih bangun. Jika sudah memegang buku, pria itu sering lupa waktu.

Kali ini, Mr. Bennet penasaran dengan hasil dari malam yang telah membangkitkan harapan besar istrinya. Ia agak berharap semua rencana istrinya tentang orang asing itu akan pupus; tetapi ia segera menemukan bahwa cerita yang didengarnya sangat jauh dari harapan.

“Oh, Mr. Bennet Sayang,” seru Mrs. Bennet saat masuk ke ruangan, “kami baru saja melewatkan malam yang sangat menyenangkan, pesta yang luar biasa. Sayang sekali kau tidak ada di sana.

“Jane sangat dikagumi, tidak ada yang bisa menandinginya. Semua orang mengatakan betapa cantiknya dia; dan Mr. Bingley menganggapnya sangat cantik, dan berdansa dua kali dengannya.

“Bayangkan, Sayang: Mr. Bingley benar-benar menari dua kali dengan anak kita; dan Jane adalah satu-satunya gadis di ruangan yang diajak pemuda itu berdansa dua kali.

Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Lihat Buku
Rekomendasi
Winnetou 1 - Karl May
Winnetou 1 - Karl May
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku

“Pertama-tama, Mr. Bingley mengajak Miss Lucas. Aku sangat jengkel melihatnya berdiri dengan anak perempuan itu; tapi, bagaimanapun, Mr. Bingley sama sekali tidak mengagumi pasangan dansanya; memang, tidak ada yang bisa, kau tahu; dan dia tampak sangat terpana dengan Jane saat mereka berdansa.

“Jadi dia bertanya siapa Jane, lalu berkenalan, dan mengajaknya berdansa dua kali berturut-turut. Lalu, untuk ketiga kalinya dia berdansa dengan Miss King, dan keempat dengan Maria Lucas, dan kelima dengan Jane lagi, dan keenam dengan Lizzy, dan yang Boulanger—-“

“Jika dia punya rasa kasihan padaku,” seru suaminya dengan tidak sabar, “dia tidak akan berdansa sebanyak itu! Demi Tuhan, jangan lagi sebutkan pasangan-pasangannya. Andai saja pergelangan kakinya keseleo di tarian pertamanya!”

“Oh, Sayang,” lanjut Mrs. Bennet, “aku sangat menyukainya. Dia sangat tampan! Dan saudara-saudara perempuannya adalah wanita-wanita yang menawan. Aku tidak pernah melihat pakaian yang lebih elegan dari gaun mereka. Aku yakin renda pada gaun Mrs. Hurst—-“

Di sini ucapan Mrs. Bennet kembali diinterupsi. Suaminya menolak mendengar deskripsi tentang pakaian mewah. Ia terpaksa beralih ke topik lain, dan menceritakan, dengan banyak kepahitan dan sedikit berlebihan, tentang sikap kasar Mr. Darcy yang mengejutkan.

“Tapi aku jamin,” tambahnya, “Lizzy tidak akan merasa rugi karena tidak sesuai dengan selera pemuda itu; karena dia adalah pemuda yang paling tidak menyenangkan dan mengerikan, sama sekali tidak layak untuk didekati.

“Sangat tinggi hati dan sombong, sungguh tidak tertahankan! Dia berjalan ke sana kemari, seolah-olah hendak memamerkan dirinya begitu hebat!

“Lizzy idak cukup menawan untuk diajak menari, katanya! Aku harap kau ada di sana, Sayang, untuk membuatnya jera. Aku sangat membenci pemuda itu.”

Pride and Prejudice ⭐ Pilihan Editor 4 dari 61
Pride and Prejudice
Sisa 9 bab lagi yang bisa kamu baca tanpa membuat akun KlikNovel.
Progres Zona Bebas: 31%

💝 Suka terjemahan ini?

Dukung KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel klasik seperti Pride and Prejudice.

Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
Animal Farm - George Orwell
Animal Farm - George Orwell
Lihat Buku
Rekomendasi
Emma - Jane Austen
Emma - Jane Austen
Lihat Buku
Rekomendasi
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Lihat Buku
Rekomendasi
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Sherlock Holmes - The Hound of the Baskervilles
Lihat Buku

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Rekomendasi
Anne of Green Gables - L. M. Montgomery
Anne of Green Gables - L. M. Montgomery
Lihat Buku
Rekomendasi
The Adventures of Sherlock Holmes
The Adventures of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
A Study in Scarlet - Sir Arthur Conan Doyle
Lihat Buku
Rekomendasi
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Sense and Sensibility - Jane Austen (Shandi Publisher)
Lihat Buku
Rekomendasi
The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Lihat Buku
Rekomendasi
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Lihat Buku

Pride and Prejudice

×
×