Bagian 6 — Di Mana Miss Harriet?
SUDAH beberapa waktu aku mengerjakan lukisan sejak fajar menyingsing—sebuah karya yang ingin kutangkap dalam suasana yang sangat spesifik: sebuah ngarai dalam, diapit lereng curam yang dipenuhi semak berduri dan deretan pepohonan, semuanya diselimuti kabut putih susu, kabut pagi yang menggantung tipis dan tembus cahaya, melayang lembut di atas lembah saat hari baru saja lahir.
Di ujung kabut yang samar itu, tampak sepasang manusia—dua siluet muda yang saling merengkuh, sang gadis bersandar pada dada lelaki, dan si pemuda menunduk, bibir mereka bersatu. Sebuah cahaya keemasan menyelinap menembus sela dedaunan dan menyinari kabut di belakang pasangan itu, memantulkan rona merah muda yang lembut. Bayangan mereka terlihat samar-samar, seperti ukiran perak di tirai cahaya.
Ya, lukisan itu berhasil. Lebih dari itu, ia hidup.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Miss Harriet.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.