Koleksi Novel Horor

Tidak ada novel.

Little White Souls

Sentuhan itu tetap berlanjut. Lalu aku membuka mata—dan yang kulihat bukanlah Dye, melainkan seorang perempuan asing: tinggi, berwajah rupawan, kulit secerah fajar, rambut keemasan tergerai di bahu, dan sorot mata biru yang liar. Dengan diam dan penuh tenaga, perempuan itu menarik bayi itu dari pelukanku. Satu lengannya sudah menyanggah tubuh si kecil, yang lain melingkupinya seolah hendak merenggut nyawa. Wajahnya sedekat wajahku sendiri, dan matanya tertuju pada bayi itu seperti pada miliknya sendiri. “Tinggalkan bayiku! Berani kau menyentuhnya!” aku menjerit; lalu, dengan segenap suara, kuberitahu, “Dye! Dye! Kemarilah!”
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

The Invisible Tenants of Rushmere

Malam itu, ketika semua penghuni rumah telah terlelap, suara langkah berderap-derap di lorong lantai atas. Pintu kamar bergetar seperti dipukul dari luar, dan suara bisikan lirih terdengar, seakan banyak orang bercakap dalam bahasa asing. Namun ketika lampu dinyalakan, lorong itu hening—kosong, tanpa tanda kehidupan. Hanya udara dingin menusuk yang tersisa, membuat bulu kuduk berdiri. Siapa pun yang berani tinggal di Rushmere lama-lama akan segera tahu: rumah itu tidaklah kosong. Ada penyewa lain yang tak kasatmata, menuntut tempatnya, dan mereka tidak mudah terusir.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

The Ghost of Charlotte Cray

Charlotte Cray selalu dianggap aneh—perempuan pucat dengan mata kelabu yang terlalu sering menatap ke ruang kosong. Ketika ia meninggal muda, tak seorang pun di kota kecil itu merasa heran. Namun yang mengejutkan adalah desas-desus setelahnya: suara Charlotte terdengar di lorong-lorong, wajahnya muncul di cermin kamar, dan beberapa orang bersumpah melihat gaunnya yang panjang melayang di tangga tua. Hantu Charlotte Cray bukan sekadar bayangan; ia tampak kembali dengan tujuan yang tak seorang pun berani sebutkan.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

Le Horla

Aku merasa ada sesuatu di balik punggungku—sesuatu yang mengawasi, diam-diam, dengan mata tak kasatmata. Udaraku terasa berat, seperti disentuh oleh napas makhluk yang tak terlihat. Aku tidak berani menoleh. Jantungku berdetak seperti genderang perang. Apakah ini kegilaan? Ataukah aku, tanpa menyadarinya, telah menjadi rumah bagi entitas tak dikenal yang perlahan mengambil alih diriku?
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

The Yellow Wallpaper

Kertas dinding itu... oh, aku membencinya! Warnanya begitu menjijikkan—kuning pudar seperti sesuatu yang membusuk, seolah membawa bau apak dari tempat yang lama dikunci. Polanya aneh dan melilit seperti sesuatu yang mencoba melarikan diri. Tapi aku tak bisa mengalihkan pandangan. Semakin lama kupandangi, semakin hidup dia terasa. Seperti ada sesuatu di baliknya. Sesuatu yang terperangkap. Dan aku... aku mulai mengerti kenapa ia ingin keluar.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

Tidak ada antologi.

×
×