Naskah asli novel Miss Harriet berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan lebih dari 50 tahun lalu dan penulisnya, Guy de Maupassant, telah wafat lebih dari 70 tahun lalu, sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Ia tinggal di loteng penginapan itu—perempuan tua berpakaian hitam, selalu membawa Alkitab lusuh ke mana pun ia pergi. Matanya tajam seperti burung pemangsa, tetapi suaranya lembut dan ragu. Tidak ada yang tahu dari mana asalnya, hanya bahwa ia datang sendirian, dengan pandangan mencela dunia dan sikap menjauh dari kehidupan. Namun siapa sangka, cinta—datang diam-diam, menusuk sunyi hidupnya, dan memantik tragedi yang tak terkatakan.
Daftar Isi
Menyambut Sunyi: Terjemahan Baru Miss HarrietBagian 1 — Léon Chenal si Pelukis TuaBagian 2 — Penginapan Madame LecacheurBagian 3 — Miss Harriet nan MisteriusBagian 4 — Persahabatan Berkat LukisanBagian 5 — Sikap yang BerubahBagian 6 — Di Mana Miss Harriet?Bagian 7 — Sejuta Pertanyaan untuk Miss HarrietBagian 8 — Tangis Lirih Comte d’EtrailleEpilog — Setelah Segalanya Diam
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!










Silakan login untuk meninggalkan komentar.