Naskah asli novel Azab dan Sengsara berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 1920 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Merari Siregar, sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Azab dan Sengsara berkisah tentang Mariamin, gadis Batak yang menjadi korban tradisi keras. Dipaksa menikah dengan lelaki pilihan orang tua, hidupnya berubah jadi derita. Cintanya pada Aminuddin harus pupus oleh aturan adat. Novel ini menggambarkan betapa pahitnya hidup perempuan di masa lalu yang terjebak antara hati dan kewajiban. Tragis, tapi sarat kritik sosial yang masih relevan hingga kini.
π Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!






Silakan login untuk meninggalkan komentar.