The Middle Temple Murder ⭐ Pilihan Editor
Naskah asli novel The Middle Temple Murder berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 1919 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, J. S. Fletcher, sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Langkah Rossitt bergaung pelan di lorong batu Middle Temple yang dingin dan sunyi. Malam telah larut, dan kabut tipis dari Sungai Thames merayap seperti napas yang tertahan. Ia berhenti di ambang pintu, ragu—bukan karena takut, melainkan karena firasat yang sulit dijelaskan. Lampu gas berpendar redup, menciptakan bayang-bayang panjang yang tampak hidup.
Di dalam ruangan itu, keheningan terasa tidak wajar. Sebuah kursi tergeser sedikit, dan di lantai, sesuatu—atau seseorang—terbaring tak bergerak. Rossitt melangkah maju, jantungnya berdetak lebih cepat. Ia berlutut, menyentuh tangan dingin yang sudah kehilangan kehidupan.
“Ini bukan kematian biasa,” gumamnya.
Pikirannya bekerja cepat. Tidak ada tanda perlawanan, tidak ada kekacauan. Semuanya terlalu rapi—terlalu disengaja. Seolah-olah pelaku ingin meninggalkan teka-teki, bukan sekadar menghilangkan nyawa.
Rossitt berdiri, menatap ruangan itu sekali lagi. Di balik keheningan, ia merasakan adanya sesuatu yang tersembunyi—rahasia yang menunggu untuk diungkap. Dan ia tahu, sejak saat itu, ia telah terlibat dalam sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah pembunuhan.
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!










Silakan login untuk meninggalkan komentar.