Naskah asli novel The Sign of the Four berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada Februari 1890 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Arthur Conan Doyle, telah wafat pada 7 Juli 1930 (lebih dari 70 tahun lalu), sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
The Sign of the Four merupakan novel kedua dalam rangkaian kisah Sherlock Holmes, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1890. Dalam karya ini, Arthur Conan Doyle memperluas cakupan petualangan Holmes dari sekadar teka-teki kriminal di London menjadi kisah yang melibatkan intrik kolonial, pengkhianatan, dan pencarian harta karun yang telah lama tersembunyi.
Kisah dibuka di 221B Baker Street, di mana dr. Watson menyaksikan kebiasaan Holmes yang mengkhawatirkan—penggunaan kokain sebagai pelarian dari kebosanan intelektual. Ketika Watson menegur sahabatnya, Holmes mengakui bahwa pikirannya yang luar biasa membutuhkan rangsangan yang setara, dan tanpa tantangan, ia merasa tenggelam dalam kehampaan. Percakapan ini tidak hanya memperlihatkan sisi rapuh Holmes, tetapi juga menegaskan kontras antara dirinya dan Watson—rasionalitas ekstrem di satu sisi, dan kemanusiaan yang lebih seimbang di sisi lain.
Daftar Isi
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!










Silakan login untuk meninggalkan komentar.