Pengantar Penerjemah The Shadow Out of Time
NOVEL The Shadow Out of Time karya H. P. Lovecraft berkisah tentang Profesor Nathaniel Wingate Peaslee, seorang akademisi rasional yang hidup tenang di Arkham, Massachusetts.
Pada tahun 1908, saat sedang mengajar, ia tiba-tiba mengalami pingsan secara misterius. Ketika sadar, kepribadiannya tampak berubah total. Ia menjadi dingin, asing, dan menunjukkan minat obsesif terhadap sejarah purba, bahasa-bahasa kuno, serta peradaban prasejarah yang tidak dikenal.
Perubahan ini berlangsung selama hampir lima tahun. pada tahun 1913, Peaslee kembali kolaps—dan kali ini, ia “kembali” menjadi dirinya yang lama. Anehnya, ia sama sekali tidak mengingat lima tahun terakhir hidupnya. Baginya, waktu itu kosong.
Didorong oleh kombinasi rasa takut dan rasa ingin tahu ilmiah, Peaslee bergabung dengan ekspedisi arkeologi ke Australia Barat. Di sana, di tengah gurun terpencil, ditemukan reruntuhan kota batu yang sangat tua—struktur non-manusia yang tidak cocok dengan sejarah evolusi yang dikenal.
Saat menjelajahi terowongan bawah tanah yang gelap, Peaslee mengalami pengakuan yang mengerikan: tata letak ruangan, relief dinding, dan arsitekturnya cocok persis dengan “ingatan mimpinya.” Ia menyadari bahwa ia memang pernah berada di sana—bukan sebagai manusia, tetapi sebagai entitas purba di masa jutaan tahun silam.
Horor Kosmik Khas Lovecraft
Sebagaimana karya H. P. Loevcraft lainnya, The Shadow Out of Time adalah sebuah kisah horor kosmik nan khas. Maka menerjemahkan novel ini bukan sekadar memindahkan teks dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, melainkan mentransfer suatu pengalaman kosmik yang sarat atmosfer intelektual, paranoia metafisik, dan horor eksistensial.
Lovecraft menulis dengan gaya yang padat, formal, dan sering kali arkais. Struktur kalimatnya panjang, bertingkat, dan sarat subordinasi. Tantangan utama penerjemahan bukanlah kosakatanya yang sulit, melainkan menjaga irama retoris dan rasa “akademik yang terancam” yang menjadi ciri khas naratornya.
Dalam teks ini, Lovecraft menggunakan suara narator rasional—seorang profesor ekonomi politik—untuk membangun kredibilitas ilmiah sebelum secara perlahan menggoyahkannya. Karena itu, strategi penerjemahan yang dipilih adalah mempertahankan nuansa akademik formal dalam bahasa Indonesia, tanpa menjadikannya kaku atau tidak alami. Istilah ilmiah dipertahankan dalam padanan Indonesia yang baku, sementara struktur kalimat kompleks tetap dijaga sepanjang masih terbaca lancar.
Aspek penting lainnya adalah terminologi kosmik. Nama ras Yith, konsep pertukaran kesadaran, dan gagasan perjalanan waktu berbasis mental harus diterjemahkan secara konsisten. Alih-alih terlalu memodernisasi istilah, pendekatan yang diambil adalah mempertahankan keasingan konseptualnya. Lovecraft sengaja menciptakan jarak antara pembaca dan fenomena yang dijelaskan; terjemahan ini berusaha menjaga jarak tersebut.
Nada horor dalam karya ini bukan horor visceral, melainkan horor kosmologis—ketakutan akan ketidak-berartian manusia. Oleh karena itu, pilihan diksi cenderung mengarah pada kata-kata seperti “kosmik”, “ketak-terhinggaan”, “entitas”, dan “eksistensi,” yang menjaga bobot filosofis narasi. Penghalusan berlebihan dihindari agar tekstur keanehan tetap terasa.
Dalam menerjemahkan dialog telepatis dan deskripsi pengalaman lintas-waktu, digunakan gaya yang sedikit lebih puitis namun tetap rasional. Lovecraft sering mencampurkan keindahan visual dengan kengerian metafisik; keseimbangan ini harus dipertahankan agar teks tidak jatuh menjadi sekadar fantasi ilmiah biasa.
Tujuan akhir penerjemahan ini adalah menghadirkan pengalaman membaca yang mendekati sensasi asli: rasa kagum intelektual yang bercampur dengan ketidaknyamanan mendalam. Pembaca Indonesia diharapkan tidak hanya memahami plotnya, tetapi juga merasakan keruntuhan batas antara pikiran, tubuh, dan waktu.
Karena pada akhirnya, The Shadow Out of Time bukan hanya cerita tentang makhluk purba. Ia adalah meditasi tentang identitas dan ketidakkekalan manusia dalam skala kosmos.
Semoga apa yang kami usahakan memenuhi harapan pembaca, khususnya penggemar setia H. P. Lovecraft. Selamat membaca!
UPDATE:
Naskah cerita The Shadow Out of Time pertama kali dipublikasikan di majalah Astounding Stories, tepatnya Vol. 17, No. 4 (Juni 1936), halaman 110–154. Kami baru saja mengetahui jika hak cipta keseluruhan edisi majalah Astounding Stories tersebut telah diperbarui, sehingga menyebabkan The Shadow Out of Time baru akan masuk public domain pada 2032 mendatang. Dengan demikian KlikNovel menyatakan menarik penerbitan bab-bab dalam terjemahan ini.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!













Silakan login untuk meninggalkan komentar.