Esensi Roh Seturut Pengalaman Florence Marryat
MENERJEMAHKAN There Is No Death berarti memperkenalkan kepada pembaca Indonesia sebuah suara yang sangat khas dari era Victoria: suara seorang perempuan yang yakin bahwa dunia roh adalah nyata dan terbuka bagi mereka yang berani mendengarnya.
Florence Marryat, putri novelis laut terkenal Frederick Marryat, menulis karya ini bukan untuk hiburan semata, melainkan sebagai kesaksian.
Buku ini lahir di tengah maraknya spiritisme di Inggris dan Amerika pada abad ke-19. Saat itu, sΓ©ance dan mediumisme bukan sekadar hiburan salon; mereka menjadi cara masyarakat mencari jawaban atas kehilangan. Tingginya angka kematian akibat penyakit, perang, dan keterbatasan medis membuat banyak keluarga mencari penghiburan.
Marryat, yang sendiri aktif menghadiri dan memimpin sΓ©ance, memberikan testimoni langsung dalam There Is No Death. Ia menyajikan pengalaman pribadi, dari bisikan roh hingga penampakan, dengan keyakinan penuh.
Bagi pembaca Indonesia, buku ini bisa membuka jendela baru tentang bagaimana orang-orang Victoria menafsirkan dunia spiritual.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 0 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!













Silakan login untuk meninggalkan komentar.