Le Portrait (Potret)

Guy de Maupassant Guy de Maupassant

πŸ‘οΈ 24 tayangan

β€œAH, itu Milial!” seru seseorang di dekatku. Aku menoleh ke arah pria yang ditunjuk, sebab sudah lama aku ingin bertemu Don Juan ini.

Ia tak lagi muda. Rambutnya yang kelabu menyerupai bonet bulu yang biasa dipakai bangsa-bangsa Utara, dan janggut panjangnya, yang jatuh menutupi dada, pun tampak seperti mantel bulu. Ia tengah bercakap dengan seorang wanita, condong mendekat, berbicara lirih, dengan sorot mata penuh hormat dan kelembutan.

Aku tahu kisah hidupnyaβ€”atau setidaknya, bagian yang dikenal orang. Ia pernah mencinta dengan gila, berkali-kali, dan ada tragedi-tragedi tertentu yang senantiasa dikaitkan dengan namanya.

Ketika aku bertanya pada para wanita yang paling keras memuji dirinya, dari mana datangnya kekuatan itu, mereka selalu menjawab setelah berpikir sejenak: β€œEntahlahβ€”ia punya semacam pesona.”

Padahal, ia sama sekali tidak tampan. Ia tidak memiliki keanggunan yang lazim kita bayangkan dari seorang penakluk hati wanita. Aku bertanya-tanya, apa pesona tersembunyinya?

πŸ”’

Mau Lanjut Baca?

Sepertiga awal cerpen ini tersedia gratis untuk tamu. Buat akun Reader gratis untuk lanjut baca β€” setiap bulan kamu dapat 4 cerpen gratis.

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×