Bagian 5 – Penampakan Roh Perempuan Inggris
βOMONG kosong, Dye! Aku tak menyangka kau sebodoh ini. Siapa yang menjejalkan pikiran semacam itu kepadamu? Kastil itu tempat yang indah. Kau takkan merasa kedinginan dengan pakaian hangat yang kuberikan. Ingat, kita datang demi membuat Katie sembuh, dan kau tentu tidak akan tega meninggalkan dia sebelum pulih benar.β
Namun perempuan pribumi itu tetap keras kepala menolak naik ke Mandalinati. Barulah setelah dijanjikan bayaran ganda, ia mau dengan setengah hati melanjutkan perjalanan ke kastil.
Akan tetapi Ethel harus menanggung akibat dari βsogokanβ itu: sebelum pendakian dimulai, setiap pelayan lain pun ikut-ikutan menuntut kenaikan upah. Jika ia tak ingin tertahan di dataran, terpaksa ia mengalah.
Ia pun berniat menulis surat pada Charlie secepat mungkin, menceritakan pemerasan itu dengan harapan suaminya segera datang dengan penuh amarah untuk menertibkan rumah tangganya.
Namun pemandangan pertama kastil itu membuat segala jerih payah terasa terbayar. Ia merasa jarang sekali melihat bangunan yang menimbulkan kesan begitu megah.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.