Cranford
Naskah asli novel Cranford berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 1853 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Elizabeth Gaskell, telah wafat pada 12 November 1865 (lebih dari 70 tahun lalu). Namun demikian, terjemahan ini adalah karya turunan (derivative work) yang hak cipta dan hak ekonominya dilindungi oleh Undang-Undang. Baca UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Cranford adalah kota kecil di pedalaman Inggris yang dikuasai kaum perempuan: para perawan tua dan janda dari kalangan terhormat yang hidup pas-pasan namun berpegang teguh pada tata krama. Mereka berkunjung pada jam-jam yang ditentukan, tidak pernah bertamu lebih dari seperempat jam, menyebut berhemat sebagai “hidup hemat yang anggun”, dan pura-pura tidak tahu bahwa nyonya rumah sendirilah yang membuat kue-kue untuk pesta.
Kisah ini dituturkan oleh Mary Smith, seorang perempuan muda dari kota dagang Drumble yang kerap datang menginap di Cranford dan mengamati penghuninya dengan mata yang jenaka sekaligus penuh kasih.
π Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!









Silakan login untuk meninggalkan komentar.