Koleksi Novel Sastra Amerika

Tidak ada novel.

Dagon

AKU menulis ini dalam tekanan mental yang berat, sebab malam nanti aku tak akan ada lagi. Tanpa uang, dan dengan persediaan obat—satu-satunya yang membuat hidup masih tertahankan—yang telah habis, aku tak sanggup menanggung siksaan ini lebih lama; dan aku akan menjatuhkan diriku dari jendela loteng ini ke jalan kumuh di bawah. Jangan mengira karena aku […]
👁 19⭐ 0.0 (0)💬 0

The Music of Erich Zann (Musik Erich Zann)

Lalu suatu malam, saat menguping di depan pintu, aku mendengar biola melengking menjadi hiruk-pikuk suara kacau—sebuah kekacauan yang mungkin membuatku meragukan kewarasanku sendiri andai tak terdengar dari balik pintu terkunci itu bukti memilukan bahwa kengerian tersebut nyata: jeritan tak berartikulasi yang hanya dapat dikeluarkan oleh seorang bisu, jeritan yang muncul hanya pada saat ketakutan atau penderitaan yang paling dahsyat.
👁 18⭐ 0.0 (0)💬 0

The Festival

Leluhur keluargaku adalah kaum tua; bahkan ketika negeri ini baru dihuni tiga ratus tahun silam, mereka sudah tua. Mereka pun aneh—begitu katanya—karena konon datang sebagai kaum kelam yang bersembunyi, berasal dari kebun-kebun anggrek di selatan yang penuh kabut opiat. Mereka membawa bahasa lain sebelum akhirnya belajar dari nelayan bermata biru yang menetap di pesisir itu. Kini keturunan kami telah tercerai-berai, menyisakan hanya ritual-ritual dari misteri yang tak lagi dipahami siapa pun yang masih hidup.
👁 20⭐ 0.0 (0)💬 0

The Beast in the Cave (Makhluk Buas dalam Gua)

Wujudnya menyerupai kera antropoid berukuran besar—barangkali lolos dari rombongan sirkus keliling. Rambutnya seputih salju, mungkin akibat pemutihan oleh kehidupan panjang di dalam kegelapan pekat gua. Namun rambut itu sangat tipis, bahkan hampir tak ada kecuali di kepala, tempat ia tumbuh panjang dan lebat hingga menjuntai menutupi bahu. Wajahnya menghadap lantai karena tubuhnya terbaring hampir tengkurap. Posisi anggota tubuhnya sangat aneh—menjelaskan perubahan cara berjalan yang tadi kudengar, kadang dengan empat kaki, kadang hanya dua.
👁 21⭐ 0.0 (0)💬 0

The Hound (Sang Pemburu)

I DALAM telingaku yang tersiksa, terus-menerus terdengar kepak mimpi buruk—denging berputar dan kepakan sayap—disertai lolongan samar yang jauh, seperti anjing pemburu raksasa di kejauhan. Ini bukan mimpi. Bahkan, aku takut ini pun bukan sebuah kegilaan; andai saja itu kegilaan, mungkin aku masih bisa meragukannya. Namun terlalu banyak yang sudah terjadi, membuatku tak berhak atas keraguan […]
👁 19⭐ 0.0 (0)💬 0

The Dunwich Horror

Di sebuah desa terpencil bernama Dunwich, tempat bukit-bukit seolah menyimpan nafas masa silam, lahirlah seorang anak aneh yang dinamai Wilbur Whateley. Ia putra perempuan dungu bernama Lavinia dan “sesuatu” yang tak pernah disebut terang-terangan oleh warga. Sejak kecil Wilbur tumbuh terlalu cepat, kecerdasannya jauh melampaui usianya, sementara rumah keluarga Whateley dipenuhi bau ritual dan bisik-bisik yang bahkan hewan pun enggan mendekat. Di balik dinding itu, sang kakek tua mengajarinya bahasa-bahasa terlarang dan mempersiapkannya untuk tujuan yang tak seorang pun di Dunwich ingin pahami. Ketika Wilbur mencoba mencuri Necronomicon dari perpustakaan Arkham dan tewas secara mengerikan, para ilmuwan di Miskatonic mengetahui kebenaran yang lebih gelap: Wilbur bukan satu-satunya. Ada “sesuatu” yang dibesarkan di bukit-bukit rumah Whateley. Sesuatu yang tumbuh cepat. Sesuatu yang lapar. Ketika makhluk itu akhirnya membebaskan diri dan mulai melintasi Dunwich sebagai kekuatan tak terlihat yang meremukkan rumah, hutan, dan manusia, tiga ilmuwan—Armitage, Rice, dan Morgan—mengejarnya ke puncak Sentinel Hill. Di sanalah mereka melihat wajah sejatinya: kehadiran luar-duniawi yang memanggil-manggil ayahnya, Yog-Sothoth, dengan jeritan yang mengguncang langit dan tanah.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

The Nameless City (Kota Tak Bernama)

Dan sekejap kemudian aku mendengar sesuatu—suara pertama sejak aku masuk ke kedalaman seperti kuburan ini. Sebuah geraman rendah dan panjang, seperti rintihan roh-roh terkutuk dari kejauhan, datang dari arah terowongan. Suaranya makin membesar, menggema di lorong rendah itu, diiringi embusan udara dingin yang bertiup dari atas. Sentuhan udara itu mengembalikan kewarasanku—aku teringat hembusan tiba-tiba di mulut jurang saat matahari terbit dan tenggelam, salah satunya yang membuka rahasia terowongan bagiku. Kulihat arlojiku—fajar hampir tiba. Aku pun bersiap menahan badai yang menyapu turun ke sarangnya seperti yang sebelumnya menyapu keluar.
👁 48⭐ 0.0 (0)💬 0

The Call of Cthulhu

Di meja kerjanya yang sunyi, Thurston membuka lembaran tua peninggalan pamannya. Kertas itu menguning, namun setiap goresan tinta tampak hidup, seolah ditulis oleh tangan yang gemetar memikul beban rahasia yang tak seharusnya diketahui manusia. Di bagian atas terdapat sebuah judul kecil: “Cthulhu Cult.” Di bawahnya, catatan-catatan berantakan saling bertaut, membentuk pola yang mengganggu hati siapa pun yang membacanya. Di antara dokumen itu, Thurston menemukan kesaksian Henry Anthony Wilcox—seorang seniman muda yang selama beberapa pekan bermimpi tentang kota raksasa yang muncul dari laut. Kota itu tidak seperti bangunan manusia: sudut-sudutnya melengkung mustahil, kubusnya miring tanpa arah, dan langit di atasnya berdenyut seakan hidup. Dalam mimpinya terdengar bisikan asing, bergaung dari kedalaman yang tak berujung: “Cthulhu fhtagn.” Ketika membaca lebih jauh, Thurston merasakan sesuatu yang menekan dadanya—sebuah firasat bahwa mimpi-mimpi itu bukan sekadar mimpi. Bahwa ada sesuatu di dunia ini yang sedang bergerak, meski perlahan, mencari jalan untuk bangkit kembali. Dan kini, lewat dokumen-dokumen itu, ia menjadi bagian dari kisah yang tidak ia minta, tetapi tak lagi bisa ia lepaskan.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

The Yellow Wallpaper

Kertas dinding itu... oh, aku membencinya! Warnanya begitu menjijikkan—kuning pudar seperti sesuatu yang membusuk, seolah membawa bau apak dari tempat yang lama dikunci. Polanya aneh dan melilit seperti sesuatu yang mencoba melarikan diri. Tapi aku tak bisa mengalihkan pandangan. Semakin lama kupandangi, semakin hidup dia terasa. Seperti ada sesuatu di baliknya. Sesuatu yang terperangkap. Dan aku... aku mulai mengerti kenapa ia ingin keluar.
👁 0⭐ 0.0 (0)💬 0

Tidak ada antologi.

×
×