Bab 8 — Pencarian
BEGITU melihat kamar Carmilla yang nyaris tak tersentuh—selain karena pintunya didobrak masuk oleh kami sendiri—kami mulai sedikit tenang. Pikiran pun perlahan jernih kembali, cukup untuk menyuruh para pelayan kembali ke tempatnya masing-masing.
Mademoiselle sempat menduga, mungkin Carmilla terbangun karena suara gaduh saat kami menggedor pintunya, lalu, dalam kepanikan, langsung loncat dari tempat tidur dan bersembunyi—entah di balik lemari atau tirai. Wajar saja kalau dia tak keluar sampai para pelayan itu pergi dulu. Maka, kami pun melanjutkan pencarian, kembali memanggil-manggil namanya.
Namun tetap tak ada hasil. Kecemasan kami malah makin menjadi. Kami memeriksa jendela-jendela—semuanya terkunci rapat. Aku bahkan memohon, kalau Carmilla memang sedang bercanda dan bersembunyi, tolonglah, berhenti mempermainkan kami. Tapi tetap saja, tidak ada tanda-tanda keberadaan dirinya.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 5). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Carmilla sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.