Naskah asli novel Carmilla berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 1872 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Sheridan Le Fanu, telah wafat pada 7 Februari 1873 (lebih dari 70 tahun lalu), sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
DI lorong sunyi sastra horor klasik, Carmilla (1872) karya Joseph Sheridan Le Fanu bergema seperti bisikan yang tidak kunjung hilang. Meskipun sering tertutupi bayang-bayang Dracula karya Bram Stoker yang lebih populer, Carmilla justru hadir lebih dahulu, dan menawarkan sesuatu yang lebih radikal: vampirisme sebagai metafora hasrat feminin, relasi antarperempuan yang ambigu, dan ketegangan antara cinta, ketakutan, serta pembebasan seksual dalam bingkai gotik yang lembut namun menggigit.
Cerita ini bermula di sebuah kastil tua di pegunungan Styria, Austria, tempat tinggal seorang gadis muda bernama Laura. Seperti protagonis gotik pada umumnya, Laura adalah gadis yang kesepian, dikelilingi kemewahan, namun terkurung dalam ketenangan yang mencekam. Segalanya berubah saat sebuah kecelakaan membawa seorang gadis asing ke dalam rumah mereka—Carmilla.
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!












Silakan login untuk meninggalkan komentar.