Jane Eyre

Bab XI – Pagi Pertama di Thornfield

๐Ÿ‘๏ธ 0 tayangan

BAB baru dalam sebuah novel kurang-lebih menyerupai adegan baru dalam sebuah drama; dan ketika kali ini aku mengangkat tirainya, pembaca, bayangkanlah kau melihat sebuah kamar di George Inn, di Millcote, dengan kertas dinding bermotif besar seperti lazimnya kamar penginapan; dengan karpet, perabotan, hiasan di atas perapian, serta gambar-gambar cetak, termasuk potret George III, potret Pangeran Wales, dan lukisan kematian Wolfe. Semua itu tampak oleh cahaya lampu minyak yang tergantung di langit-langit, dan oleh nyala api yang sangat baik di perapian, di dekatnya aku duduk mengenakan mantel dan bonnet; muff serta payungku terletak di meja, sementara aku menghangatkan kebas dan dingin yang timbul setelah enam belas jam terpapar udara mentah hari Oktober: aku meninggalkan Lowton pukul empat pagi, dan jam kota Millcote baru saja berdentang pukul delapan.

Pembaca, meskipun tampaknya aku duduk cukup nyaman, pikiranku sama sekali tidak tenang. Aku mengira ketika kereta berhenti di sini akan ada seseorang yang menjemputku; aku memandang cemas ke sekeliling saat turun dari tangga kayu yang disiapkan โ€œbootsโ€ untuk memudahkanku, berharap mendengar namaku disebut dan melihat semacam kendaraan menunggu untuk membawaku ke Thornfield. Tak ada yang demikian terlihat; dan ketika kutanya kepada seorang pelayan apakah ada orang yang datang mencari seorang Miss Eyre, ia menjawab tidak: jadi tak ada jalan lain selain meminta ditunjukkan ke sebuah kamar pribadi; dan di sinilah aku menunggu, sementara segala macam keraguan dan ketakutan mengusik pikiranku.

Bagi masa muda yang belum berpengalaman, ada sensasi yang sangat aneh ketika merasa dirinya benar-benar sendirian di dunia, terlepas dari setiap hubungan, tak yakin apakah pelabuhan tujuan dapat dicapai, dan terhalang banyak rintangan untuk kembali ke tempat yang telah ditinggalkan. Pesona petualangan memang mempermanis perasaan itu, kehangatan kebanggaan menghangatkannya; tetapi denyut ketakutan juga mengganggunya; dan dalam diriku, rasa takut mulai mendominasi ketika setengah jam berlalu dan aku masih sendiri. Aku pun teringat untuk membunyikan bel.

๐Ÿ”’

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Jane Eyre.

PREV NEXT ๐Ÿ”’

๐Ÿ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×