Naskah asli novel Dubliners berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada 15 Juni 1914 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, James Joyce, telah wafat pada 13 Januari 1941 (lebih dari 70 tahun lalu). Namun demikian, terjemahan ini adalah karya turunan (derivative work) yang hak cipta dan hak ekonominya dilindungi oleh Undang-Undang. Baca UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Ketika James Joyce, pada usia tiga puluh dua tahun dan tinggal di pengasingan di Trieste, akhirnya melihat buku kumpulan cerpennya, Dubliners, terbit pada 15 Juni 1914, itu adalah puncak dari perjuangan yang panjang dan melelahkan. Naskah yang telah ia selesaikan sejak 1907 ini telah ditolak oleh delapan belas penerbit dalam kurun waktu sembilan tahun.
Perjalanan penerbitan Dubliners adalah sebuah kisah yang nyaris absurd, melibatkan sensor moral, ancaman hukum, dan bahkan pembakaran seluruh edisi pertama oleh percetakan di Dublin
Daftar Cerita
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!








Silakan login untuk meninggalkan komentar.