Le Horla

Bagian 11 β€” Misteri Halaman Buku

πŸ‘οΈ 7 tayangan

17 Agustus
Oh, malam yang mengerikan! Malam yang tak bisa kulupakan! Dan anehnya… ada bagian dari diriku yang justru merasa seharusnya aku bersyukur.

Tadi malam, aku membaca sampai pukul satu dini hari. Herestauss, Doktor Filsafat dan Teogoni, menulis dengan semangat tentang sejarah dan wujud semua makhluk tak kasatmata yang mengelilingi manusiaβ€”atau yang hanya hadir dalam mimpi-mimpi kita. Ia memaparkan asal usul mereka, ranah kekuasaan mereka, kekuatan mereka. Tapi tidak satu pun dari mereka menyerupai sosok yang kini menghantuiku.

Seakan-akan, sejak manusia mulai berpikir, ia telah memiliki firasatβ€”sebuah ketakutan purbaβ€”bahwa suatu saat akan datang makhluk baru, lebih kuat dari dirinya, sang penerus yang akan menguasai dunia ini. Dan karena tak mampu membayangkan sosok sang penerus yang tak terlihat itu, manusia, dalam rasa takutnya, menciptakan seluruh ras makhluk gaib: hantu-hantu samar yang lahir dari ketakutan itu sendiri.

Selesai membaca, aku duduk di tepi jendela yang terbuka lebar, berharap udara malam bisa menenangkan kening dan pikiranku. Udara malam begitu lembut dan hangat. Ah, dulu aku pasti akan menikmati malam seperti ini dengan penuh damai.

Bulan tak tampak, tapi bintang-bintang bersinar tajam di langit hitam. Siapa yang menghuni dunia-dunia di luar sana? Seperti apa rupa mereka? Makhluk seperti apa yang hidup di sana? Apakah para pemikir di dunia-dunia jauh itu tahu lebih banyak dari kita? Apa yang bisa mereka lakukan, yang tak bisa kita lakukan? Apa yang bisa mereka lihat, yang tak bisa kita lihat?

πŸ“–

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 4 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×