Bagian 8 β Lima Ribu Franc
AKU tahu betul bahwa dia sangat kaya, jadi aku berkata pelan, βApa? Masa suamimu tak punya lima ribu franc? Ayolah, pikirkan lagi. Kau yakin betul dia menyuruhmu meminta uang itu padaku?β
Ia terdiam sejenak, seperti tengah menggali ingatan yang terkunci jauh di dalam kepalanya. Lalu ia menjawab dengan suara pelan, nyaris tak terdengar, βYa… ya, aku yakin.β
βDia menuliskannya padamu?β
Diam lagi. Ekspresinya menunjukkan pergulatan batin yang berat. Aku bisa menebak betapa pikirannya bercabang, penuh keraguan.
Ia sebenarnya tak tahu pasti. Yang ia tahu hanya satu: ia harus meminjam lima ribu franc dariku untuk suaminya. Maka ia pun berdusta.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 4 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!




Silakan login untuk meninggalkan komentar.