Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Northanger Abbey - Jane Austen (Noura Publishing)
Rp67.150
Lihat di Shopee
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
Rp51.750
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen (Terjemahan)
Pride and Prejudice - Jane Austen (Terjemahan)
Rp79.600
Lihat di Shopee
Laut Bercerita - Leila S. Chudori
Laut Bercerita - Leila S. Chudori
Rp98.500
Lihat di Shopee
Namaku Alam - Leila S. Chudori
Namaku Alam - Leila S. Chudori
Rp108.000
Lihat di Shopee
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
The Return of Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle
Rp81.750
Lihat di Shopee

Kata Penutup Penerjemahan Mansfield Park

• Mansfield Park •

👁️ 1 views

MENUTUP perjalanan Mansfield Park selalu menghadirkan perasaan yang aneh: semacam kelegaan, keharuan, dan kekaguman baru yang muncul justru setelah kita mencapai halaman terakhir. Novel ini, yang di mata sebagian pembaca dianggap sebagai karya Jane Austen yang paling “sunyi”, ternyata memantulkan gema emosional yang panjang.

Begitu kita memahami dunia kecil di Mansfield—dengan rumah-rumahnya, kebiasaannya, hirarki sosial dan moral yang tak pernah secara gamblang diteriakkan namun terus membentuk nasib para tokohnya—kita menyadari bahwa Austen sedang berbicara tentang hal-hal yang jauh lebih besar dari sekadar romansa.

Sebagai penerjemah, kami menemukan Mansfield Park sebagai karya yang menantang, bukan karena bahasanya yang rumit saja, tetapi karena nuansa moral dan psikologis yang sangat halus.

Austen tidak pernah menempatkan tokoh-tokohnya dalam konflik besar atau tragedi dramatis. Sebaliknya, ia memilih ruang-ruang sehari-hari: percakapan sopan yang menyimpan ketegangan emosional, tatapan sekilas yang mengungkapkan lebih banyak dari kata-kata, atau momen-momen kecil yang menentukan arah hidup seseorang.

Di sini tantangannya: bagaimana menerjemahkan keheningan itu? Bagaimana membawa ironi Austen, yang sering kali tersampaikan lewat penekanan halus atau struktur kalimat yang sengaja dibiarkan menggantung?

Austen menulis dengan cara yang membuat pembaca perlu melambat. Ia ingin kita memperhatikan: pada ekspresi Fanny yang jarang berubah tetapi sarat makna, pada cara Edmund berbicara tentang prinsip sebelum akhirnya jatuh juga pada pesona Mary Crawford, pada sikap Sir Thomas yang keras namun sebenarnya sedang mencari cara untuk mencintai.

Dalam menerjemahkan novel ini, kami berusaha mempertahankan ritme itu—ritme yang tidak memaksa, yang memberi ruang bagi pembaca untuk merenung, dan yang memungkinkan setiap dialog membawa bobot moral yang disimpannya.

Salah satu hal yang menjadi fokus utama dalam penerjemahan ini adalah kejelasan subjek, terutama ketika dalam teks asli Austen menggunakan kata ganti he atau she yang bisa merujuk pada dua atau tiga tokoh berbeda.

Dalam bahasa Inggris, ambiguitas kadang dibiarkan karena pembaca dapat menebak dari konteks; namun dalam bahasa Indonesia, ambiguitas semacam ini lebih mengganggu. Untuk itu, kami menjaga prinsip yang sudah ditetapkan dalam proyek terjemahan ini: mengidentifikasi secara eksplisit siapa yang sedang berbicara atau menjadi rujukan dalam kalimat.

Austen sendiri sebenarnya menulis dengan cara yang mengandalkan ketelitian pembaca, tetapi kami memilih untuk memastikan bahwa alur emosional dan dinamika antar tokoh tetap jelas dan mudah diikuti pembaca Indonesia modern.

Tokoh Fanny Price sering disebut sebagai sosok protagonis Austen yang paling “diam”. Ia bukan Elizabeth Bennet yang cerdas dan berani, bukan Emma Woodhouse yang blak-blakan, bukan Catherine Morland yang polos namun penuh imajinasi.

Fanny sering melakukan hal paling ekstrem yang mungkin dilakukan seorang perempuan pemalu: tidak melakukan apa-apa. Ia diam ketika banyak orang bersuara, ia mengobservasi ketika orang lain bereaksi, ia menjaga hatinya ketika dunia mengajaknya untuk menjadi seseorang yang bukan dirinya. Namun justru dalam diam dan keteguhan hati Fanny inilah Austen ingin menunjukkan sebuah kekuatan moral yang jarang dimiliki tokoh perempuan fiksi pada zamannya.

The Return of Sherlock Holmes
The Return of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
The Sexy Secret - Indah Hanaco
The Sexy Secret - Indah Hanaco
Rp71.250
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Rp101.150
Lihat di Shopee
Namaku Alam - Leila S. Chudori
Namaku Alam - Leila S. Chudori
Rp108.000
Lihat di Shopee
The Memoirs of Sherlock Holmes
The Memoirs of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Gadis Penari dari Izu - Yasunari Kawabata
Rp58.500
Lihat di Shopee

Membaca Fanny dengan kacamata modern kadang bisa membuat kita tidak sabar—mengapa ia tidak menegaskan diri? Mengapa ia selalu ragu? Namun di sinilah letak kehebatan Austen: ia mengingatkan kita bahwa keberanian bukan selalu soal bersuara lantang; sering kali, keberanian berarti bertahan pada prinsip, meskipun tidak ada yang percaya itu penting. Dan Fanny bertahan—lebih dari siapa pun.

Pada saat yang sama, novel ini juga menawarkan kritik sosial yang halus namun tajam. Hubungan keluarga Bertram, ambisi Crawford bersaudara, permainan sandiwara di Mansfield, hingga keputusan Sir Thomas yang sering tampak kejam adalah bagian dari komentar Austen tentang kelas, kepatutan, dan kekuasaan sosial.

Dalam cara yang hanya bisa dilakukan Austen—mengamati, tidak menggurui; menyindir, tidak menghakimi—novel ini menantang pembaca untuk mempertanyakan apa yang dianggap “baik”, “sesuai”, atau “masuk akal” dalam masyarakat.

Bagian terakhir novel, ketika Edmund akhirnya menemukan cinta dalam diri Fanny, memang sering diperdebatkan. Ada pembaca yang menganggap Edmund “terlalu terlambat sadar”, ada yang menilai hubungannya dengan Fanny tidak sekuat pasangan Austen lain. Namun penyelesaian ini justru paling jujur dengan dunia Mansfield Park.

Austen tidak sedang menulis kisah cinta penuh gairah, melainkan narasi tentang kedewasaan moral. Edmund dan Fanny menemukan satu sama lain bukan karena ledakan emosi, melainkan karena pertumbuhan karakter, penyesalan, dan kesadaran. Cinta mereka adalah cinta yang dipupuk oleh waktu—sunyi, tapi berlapis makna.

Dalam menyelesaikan terjemahan ini, kami merasa seperti menutup pintu sebuah rumah yang telah lama ditempati. Ada perabot yang kini terasa akrab: kebiasaan Lady Bertram yang malas namun tulus, ketegasan Mrs. Norris yang menyebalkan, kecemerlangan Mary Crawford yang menggoda sekaligus mematahkan hati.

Ada pula sudut-sudut yang sebelumnya terasa asing namun kini hangat: kebijaksanaan Sir Thomas yang berkembang perlahan, atau senyum kecil Fanny yang muncul setelah ratusan halaman kesunyian.

Semoga terjemahan ini menghadirkan kembali keindahan itu kepada pembaca—keindahan yang lahir bukan dari peristiwa besar, melainkan dari hidup yang dijalani dalam kesopanan, keteguhan, dan pencarian tempat di dunia yang sering kali terlalu keras bagi hati yang lembut.

Terima kasih telah mengikuti perjalanan panjang Mansfield Park ini. Semoga kisah Fanny dan Edmund, serta dunia kecil yang mengitari mereka, tinggal sedikit lebih lama dalam benak para pembaca setelah halaman terakhir ditutup.

Terima kasih telah membaca.

Beri Rating Novel Ini

Silakan login untuk memberi rating pada novel ini.

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah

💖 Suka baca cerita ini?

Bantu KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel public domain seperti Mansfield Park karya Jane Austen ini. Scan QR Code untuk berdonasi via Saweria 🙏

Lihat semua opsi kontribusi

Pollyanna - Eleanor H. Potter
Pollyanna - Eleanor H. Potter
Rp37.500
Lihat di Shopee
The Adventure of Huckleberry Finn - Mark Twain
The Adventure of Huckleberry Finn - Mark Twain
Rp51.750
Lihat di Shopee
Animal Farm - George Orwell
Animal Farm - George Orwell
Rp42.400
Lihat di Shopee
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Rp92.650
Lihat di Shopee
The Golden Road - L. M. Montgomery
The Golden Road - L. M. Montgomery
Rp52.500
Lihat di Shopee
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Persuasion and Lady Susan (Shandi Publisher)
Rp113.050
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde - Robert Louis Stevenson
The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde - Robert Louis Stevenson
Rp36.750
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Rp101.150
Lihat di Shopee
The Secret Garden - Frances Hodson Burnett
The Secret Garden - Frances Hodson Burnett
Rp69.000
Lihat di Shopee
The Old Man and the Sea - Ernest Hemingway
The Old Man and the Sea - Ernest Hemingway
Rp46.500
Lihat di Shopee
Jane Eyre - Charlotte Brontë
Jane Eyre - Charlotte Brontë
Rp74.250
Lihat di Shopee
Pride and Prejudice - Jane Austen
Pride and Prejudice - Jane Austen
Rp66.750
Lihat di Shopee

• Mansfield Park •