Bab 15 – Casting Drama dan Penolakan Diam-Diam Edmund Bertram
MARY Crawford menerima peran itu dengan sangat mudah; dan tak lama setelah Miss BertramβMariaβkembali dari pastoran, Mr. Rushworth pun datang, sehingga satu peran lagi bisa dibagikan. Ia mendapat tawaran untuk memilih antara peran Count Cassel dan Anhalt.
Awalnya ia bingung harus memilih yang mana, dan meminta Maria untuk menentukannya. Namun setelah dijelaskan gaya dan karakter kedua tokoh ituβsiapa yang lebih serius dan siapa yang lebih konyolβdan mengingat bahwa ia pernah menonton drama itu di London dan sempat menganggap Anhalt tokoh yang membosankan, akhirnya ia memutuskan memilih peran Count Cassel.
Maria menyetujui keputusan ituβsemakin sedikit yang harus dipelajari Mr. Rushworth, semakin baik. Walau Maria tidak bisa menyetujui keinginan Rushworth agar tokoh Count Cassel dan Agatha punya banyak adegan bersama, dan cukup kesal melihatnya membalik-balik halaman naskah dengan lambat sambil berharap menemukan adegan seperti itu, ia dengan sabar membantunya.
Maria bahkan memangkas kalimat-kalimat panjang dalam naskahnya agar lebih singkat, dan memberi saran bahwa Count Cassel harus tampil sangat bergayaβmemilih warna pakaian yang tepat dan berdandan dengan baik.
Mr. Rushworth menyukai ide tampil mewah, meski pura-pura merendahkannya. Ia terlalu sibuk memikirkan penampilan dirinya sendiri hingga tak sempat menebak maksud-maksud lainβatau merasakan sedikit pun kecemburuan yang sebenarnya telah diperkirakan Maria.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 4 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!


Silakan login untuk meninggalkan komentar.