Anne of Avonlea

Bab 6 – Berbagai Macam Orang… dan Wanita

πŸ‘οΈ 1 tayangan

HARI September di perbukitan Prince Edward Island; angin segar bertiup dari laut melintasi bukit pasir; jalan merah panjang berkelok melalui ladang dan hutan, kadang melingkar di tikungan pohon cemara yang rapat, kadang menembus deretan pohon maple muda dengan hamparan pakis yang lembut di bawahnya, kadang menurun ke lembah kecil tempat sebuah anak sungai berkilau keluar dari hutan lalu menghilang kembali ke dalamnya, kadang bermandikan cahaya matahari terbuka di antara pita-pita golden-rod dan aster biru keabu-abuan; udara dipenuhi suara nyanyian ribuan jangkrik, makhluk kecil riang penghuni bukit musim panas; seekor kuda poni cokelat gemuk berjalan santai di jalan; dua gadis duduk di belakangnya, penuh sampai ke ujung hati dengan kegembiraan sederhana dan tak ternilai dari masa muda dan kehidupan.

β€œOh, ini seperti hari yang tersisa dari Eden, bukan, Diana?”—dan Anne menghela napas karena kebahagiaan semata. β€œUdara ini penuh keajaiban. Lihat warna ungu di lembah panen itu, Diana. Dan oh, cium aroma cemara yang sedang mati itu! Aromanya datang dari lembah kecil yang cerah di sana, tempat Mr. Eben Wright menebang tiang pagar.

β€œBetapa nikmatnya hidup pada hari seperti ini; tetapi mencium aroma cemara yang mati itu benar-benar seperti surga. Itu dua pertiga Wordsworth dan sepertiga Anne Shirley. Rasanya sulit membayangkan ada cemara mati di surga, bukan? Namun bagiku surga tidak akan sempurna jika kita tidak bisa mencium aroma itu saat berjalan di hutannya.

β€œMungkin di surga kita bisa mendapatkan aroma cemara mati tanpa cemara itu sendiri mati. Ya, kurasa begitu. Aroma yang indah itu pasti jiwa dari pohon cemara… dan tentu saja di surga hanya ada jiwa.”

β€œPohon tidak punya jiwa,” kata Diana praktis, β€œtetapi aroma cemara mati memang sangat harum. Aku akan membuat bantal dan mengisinya dengan daun cemara. Kau sebaiknya membuat juga, Anne.”

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×