Bagian 9 – Kepergian Warna Misterius ke Angkasa
PADA titik ini, ketika kolom warna tak dikenal itu tiba-tiba menyala lebih kuat dan mulai menjalin dirinya menjadi suatu bentuk fantastis yang masing-masing penonton kemudian gambarkan berbeda, terdengar dari Hero yang malang dan tertambat suatu suara yang tak pernah terdengar dari seekor kuda sebelumnya atau sesudahnya.
Setiap orang di ruang duduk beratap rendah itu menutup telinga, dan Ammi berpaling dari jendela dalam kengerian dan rasa mual.
Kata-kata tak dapat melukiskan semua ituβketika Ammi memandang lagi, binatang malang itu tergeletak tak bergerak di tanah bermandikan cahaya bulan di antara batang kereta yang terbelah. Itulah akhir Hero sampai mereka menguburkannya keesokan hari.
Akan tetapi saat itu bukan waktu untuk berkabung, sebab hampir pada saat yang sama seorang detektif diam-diam menarik perhatian pada sesuatu yang mengerikan di ruangan yang bersama-sama mereka tempati.
Tanpa cahaya lampu jelas bahwa fosforesensi samar telah mulai meresapi seluruh apartemen. Ia bersinar di lantai papan lebar dan potongan karpet kain, dan berkilau di atas bingkai jendela berpanel kecil.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.