Anne of Green Gables

Bab 34 – Seorang Gadis Queen’s

👁️ 0 tayangan

TIGA minggu berikutnya menjadi hari-hari yang sibuk di Green Gables, sebab Anne sedang mempersiapkan diri untuk berangkat ke Queen’s. Banyak jahitan yang harus diselesaikan, dan banyak pula hal yang harus dibicarakan serta diatur. Perlengkapan Anne cukup lengkap dan indah—Matthew memastikan itu—dan untuk sekali ini Marilla tidak mengajukan keberatan sedikit pun terhadap apa yang dibeli atau disarankan Matthew. Bahkan lebih dari itu—suatu malam ia naik ke kamar atap timur dengan kedua tangannya penuh kain hijau pucat yang lembut.

“Anne, ini untuk gaun yang ringan dan cantik bagimu. Sebenarnya kau mungkin tidak terlalu memerlukannya; kau sudah punya banyak blus yang bagus. Tetapi kupikir mungkin kau ingin memiliki sesuatu yang agak istimewa jika suatu malam di kota kau diundang ke pesta atau acara semacam itu. Aku dengar Jane dan Ruby dan Josie punya yang mereka sebut ‘gaun malam,’ dan aku tidak ingin kau tertinggal dari mereka. Aku meminta Mrs. Allan membantuku memilihnya di kota minggu lalu, dan kita akan meminta Emily Gillis menjahitnya untukmu. Emily punya selera yang baik, dan potongan bajunya tak tertandingi.”

“Oh, Marilla, ini sungguh indah,” kata Anne. “Terima kasih banyak. Rasanya Anda tidak seharusnya begitu baik kepada saya—itu membuat saya semakin sulit meninggalkan rumah ini setiap hari.”

Gaun hijau itu dijahit dengan sebanyak mungkin lipatan, renda, dan kerut yang diizinkan oleh selera Emily. Suatu malam Anne memakainya untuk diperlihatkan kepada Matthew dan Marilla, lalu membacakan The Maiden’s Vow bagi mereka di dapur. Ketika Marilla memandang wajah Anne yang cerah dan penuh semangat serta gerakannya yang anggun, pikirannya melayang kembali ke malam ketika Anne pertama kali tiba di Green Gables. Kenangan itu menghadirkan kembali gambaran jelas tentang anak kecil yang aneh dan ketakutan itu dalam gaun wincey cokelat kekuningan yang tidak masuk akal, dengan kesedihan mendalam yang tampak di matanya yang penuh air mata. Kenangan itu membuat mata Marilla sendiri berkaca-kaca.

“Wah, rupanya deklamasi tadi membuat Anda menangis, Marilla,” kata Anne dengan riang, membungkuk di atas kursi Marilla untuk mengecup pipi pengasuhnya dengan ciuman ringan seperti sayap kupu-kupu. “Menurut saya itu kemenangan besar.”

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 10 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV 🔒 🔒 NEXT

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Anne of Green Gables

×
×