Anne of Green Gables

Bab 22 – Anne Diundang Minum Teh

👁️ 0 tayangan

“DAN apa yang membuat matamu hampir meloncat keluar dari kepalamu sekarang?” tanya Marilla ketika Anne baru saja masuk dari berlari ke kantor pos. “Apakah kau menemukan lagi seorang dengan jiwa bersahabat?”

Kegembiraan menyelubungi Anne seperti pakaian—bersinar di matanya dan memercik dari setiap raut wajahnya. Ia datang menari-nari menyusuri jalan setapak, seperti peri kecil yang tertiup angin, melalui cahaya matahari sore bulan Agustus yang lembut dan bayang-bayang yang malas memanjang.

“Tidak, Marilla, tetapi—oh, coba tebak! Saya diundang minum teh di pastoran besok sore! Mrs. Allan meninggalkan surat ini untuk saya di kantor pos. Lihatlah, Marilla. ‘Miss Anne Shirley, Green Gables.’ Itu pertama kalinya saya dipanggil Miss. Rasanya sungguh menggetarkan! Saya akan menyimpan ini selamanya di antara harta kesayangan saya.”

“Mrs. Allan sudah mengatakan kepadaku bahwa dia berniat mengundang semua murid kelas Sekolah Minggu-nya minum teh secara bergiliran,” kata Marilla dengan nada sangat tenang terhadap peristiwa besar itu. “Kau tidak perlu sampai segugup ini karenanya. Belajarlah menerima sesuatu dengan tenang, Nak.”

Bagi Anne, bersikap tenang berarti mengubah kodratnya sendiri. Ia adalah seluruhnya “semangat dan api dan embun,” dan kesenangan maupun kesedihan hidup datang kepadanya dengan kekuatan berlipat. Marilla merasakan hal itu dan agak khawatir karenanya, sebab ia sadar bahwa naik turunnya kehidupan mungkin akan menekan jiwa yang impulsif ini terlalu keras—tanpa sepenuhnya memahami bahwa kemampuan Anne untuk bergembira yang sama besarnya mungkin lebih dari cukup untuk menebusnya.

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 10 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV 🔒 🔒 NEXT

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Anne of Green Gables

×
×