Bagian 13 — Masih Mengenang Clarissa
Dan itulah artinya menjadi muda, pikir Peter Walsh saat melewati mereka. Harus mengalami pertengkaran mengerikan—perempuan malang itu terlihat sangat putus asa—di tengah pagi. Tapi tentang apa, Peter bertanya-tanya, apa yang telah dikatakan pria muda berbaju mantel itu pada si perempuan sampai dia terlihat seperti itu; masalah buruk apa yang mereka alami, sampai keduanya terlihat begitu putus asa di pagi musim panas yang cerah?
Hal yang menggelikan saat kembali ke Inggris, setelah lima tahun, adalah bagaimana segala sesuatu—setidaknya di hari-hari pertama—terlihat mencolok seolah belum pernah dilihat sebelumnya; pasangan kekasih bertengkar di bawah pohon; kehidupan keluarga di taman-taman. Belum pernah Peter melihat London terlihat begitu memikat—kelembutan jarak; kekayaan; kehijauan; peradaban, setelah India, pikirnya, sambil berjalan melintasi rerumputan.
Kerentanan terhadap kesan-kesan inilah yang merusaknya, tak diragukan lagi. Namun di usianya sekarang, Peter masih seperti anak laki-laki atau bahkan perempuan, mengalami perubahan suasana hati tanpa alasan; hari baik, hari buruk, kebahagiaan karena wajah cantik, kesengsaraan mendalam saat melihat perempuan berpenampilan kuno.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 7). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Mrs. Dalloway sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.