Bagian 26 – Surat dari Clarissa
SALAH satu pencapaian peradaban, pikir Peter Walsh. Ini adalah salah satu pencapaian peradaban, saat dentang tinggi ringkas ambulans terdengar.
Dengan cepat, bersih, ambulans meluncur ke rumah sakit, telah mengangkut dengan sigap dan manusiawi beberapa orang malang; seseorang yang kepalanya terbentur, terjatuh karena penyakit, mungkin tertabrak semenit yang lalu di salah satu persimpangan ini, seperti bisa terjadi pada siapa pun. Itulah peradaban.
Ini mengejutkannya saat kembali dari Timurβefisiensi, organisasi, semangat komunal London. Setiap gerobak atau kereta dengan sukarela menepi memberi jalan pada ambulans.
Mungkin ini terasa muram; atau bukankah justru mengharukan, rasa hormat yang mereka tunjukkan pada ambulans dengan korban di dalamnyaβorang-orang sibuk bergegas pulang namun seketika teringat istri mereka saat ambulans lewat; atau membayangkan betapa mudahnya bisa jadi mereka yang terbaring di tandu itu dengan dokter dan perawatβ¦
Ah, tapi berpikir menjadi muram, sentimental, begitu seseorang mulai membayangkan dokter, mayat-mayat; sedikit kehangatan kesenangan, semacam nafsu juga atas kesan visual memperingatkan untuk tidak melanjutkan hal semacam ituβfatal bagi seni, fatal bagi persahabatan.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 6 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!




Silakan login untuk meninggalkan komentar.