Mrs. Dalloway

Bagian 28 β€” Pesta Clarissa

πŸ‘οΈ 3 tayangan

Lucy berlari tergopoh-gopoh menuruni tangga, baru saja menyelinap ke ruang tamu untuk merapikan seprai, meluruskan kursi, berhenti sejenak dan merasakan betapa siapa pun yang masuk pasti akan berpikir betapa bersih, cerah, dan terawat indahnya ruangan itu ketika melihat perak mengkilap, alat perapian kuningan, sarung kursi baru, dan tirai chintz kuning: dia menilai masing-masing; mendengar riuh suara; orang-orang sudah mulai naik dari ruang makan; dia harus cepat!

Perdana Menteri akan datang, kata Agnes: begitu yang dia dengar di ruang makan, katanya sambil membawa nampan gelas. Apa bedanya, apa pentingnya, satu Perdana Menteri lebih atau kurang?

Tak ada pengaruhnya di jam malam seperti ini bagi Mrs. Walker di antara tumpukan piring, panci, saringan, wajan, ayam dalam aspic, freezer es krim, kulit roti, lemon, mangkuk sup, dan baskom puding yang meski sudah dicuci bersih di dapur tetap saja menumpuk di hadapannya, di meja dapur, di kursi, sementara api membara dan bergemuruh, lampu listrik menyilaukan, dan makan malam masih harus disiapkan. Yang dia rasakan hanya, satu Perdana Menteri lebih atau kurang sama sekali tak berarti bagi Mrs. Walker.

πŸ”’

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Mrs. Dalloway.

PREV NEXT πŸ”’

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Mrs. Dalloway

×
×