Bab 16 — Undangan untuk Paman
AKU sudah begitu yakin kalau kepulangan kedua muridku akan disambut dengan semacam “drama” yang meriah, sampai-sampai aku cukup terguncang saat menyadari mereka justru bungkam soal ketidakhadiranku. Bukannya mencelaku sambil tertawa-tawa dan memelukku, mereka sama sekali tidak menyebut soal aku yang tak ada.
Maka, untuk sementara, aku hanya bisa mengamati raut wajah Mrs. Grose yang tampak aneh. Kupikir—dan cukup yakin—kalau mereka pasti telah “menyuap” dia agar tetap diam. Namun diam yang, kupastikan dalam hati, akan kubongkar saat ada kesempatan berbicara empat mata.
Kesempatan itu datang sebelum waktu minum teh. Aku berhasil mencuri waktu lima menit bersamanya di ruang pengurus rumah tangga. Dalam remang senja yang beraroma roti baru matang, ruang itu sudah rapi bersih dan harum. Di sanalah ia duduk diam menghadap perapian, tenang tapi penuh beban.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 6). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel The Turn of the Screw sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.