Bagian 4 — Potongan Daging untuk Semua
LALU secara ajaib, ketiga wanita terhormat itu tiba-tiba jadi akrab—persis seperti musuh lama yang mendadak bersatu di hadapan musuh bersama. Mereka merasa tergerak untuk mengukuhkan martabat istri-istri sah di hadapan perempuan yang menjual cintanya tanpa malu. Karena, entah kenapa, cinta yang dilegalisasi selalu merasa lebih tinggi dari cinta yang bebas merdeka.
Para pria pun, seperti terseret naluri yang sama, mendekat satu sama lain saat melihat Cornudet si radikal. Mereka mulai membicarakan uang—dengan nada tinggi yang sengaja dibuat merendahkan kaum miskin.
Comtes de Breville berbicara soal kerusakan yang ditimbulkan oleh Prusia: ternak yang dirampas, ladang yang dibakar. Tapi nada bicaranya santai, khas bangsawan sejati yang punya harta sepuluh juta franc—cukup untuk tetap hidup nyaman meski ladangnya rata dengan tanah.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Boule de Suif.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.