Bab XVIII – Mr. Rochester Meninggalkan Para Tamu
HARI-HARI yang riang itulah yang kini berlangsung di Thornfield Hall; dan hari-hari yang sibuk pula: betapa berbeda dari tiga bulan pertama yang sunyi, monoton, dan sepi yang pernah kujalani di bawah atap rumah itu! Semua perasaan sedih kini seolah terusir dari rumah, semua kenangan muram terlupakan: kehidupan ada di mana-mana, gerak dan kesibukan berlangsung sepanjang hari. Kini tak mungkin lagi melintasi galeri yang dahulu begitu hening, ataupun memasuki kamar-kamar depan yang dahulu kosong tanpa penghuni, tanpa berpapasan dengan seorang maid modis atau valet pesolek.
Dapur, ruang penyimpanan minuman kepala pelayan, aula para pelayan, dan aula depan sama hidupnya; sementara ruang-ruang tamu hanya kosong dan sunyi ketika langit biru dan sinar matahari musim semi yang lembut mengajak para penghuninya keluar ke halaman dan taman. Bahkan ketika cuaca itu rusak dan hujan turun terus-menerus selama beberapa hari, tak ada kemuraman yang menyelimuti kesenangan mereka: hiburan dalam rumah justru menjadi lebih hidup dan beragam akibat terhentinya kegembiraan di luar ruangan.
Aku bertanya-tanya apa yang akan mereka lakukan pada malam pertama ketika perubahan hiburan diumumkan: mereka berbicara tentang βbermain charade,β tetapi karena ketidak-tahuanku, aku tidak mengerti istilah itu. Para pelayan dipanggil masuk, meja-meja ruang makan disingkirkan, lampu-lampu diatur ulang, kursi-kursi disusun setengah lingkaran menghadap lengkungan. Sementara Mr. Rochester dan para gentleman lain mengatur perubahan itu, para lady berlari naik turun tangga memanggil maid mereka. Mrs. Fairfax dipanggil untuk memberi informasi tentang persediaan rumah berupa syal, gaun, dan berbagai jenis kain penutup; beberapa lemari di lantai tiga diobrak-abrik, dan isinya berupa rok brokat bertulang lingkar, jaket satin, topi renda hitam, penutup kepala berenda, dan sebagainya, dibawa turun bertumpuk-tumpuk oleh para maid; lalu dipilih mana yang akan dipakai, dan barang-barang terpilih itu dibawa ke boudoir di dalam ruang tamu.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Jane Eyre.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!












Silakan login untuk meninggalkan komentar.