Bab 32 — Kesan Pertama tentang Mrs. Elton
NYONYA Elton pertama kali terlihat di gereja. Namun, meski kekhusyukan ibadah bisa terganggu, rasa ingin tahu masyarakat tak juga terpuaskan hanya dengan memandangi seorang pengantin baru dari balik bangku. Jadi, penilaian akhir—apakah dia sungguh cantik, hanya cukup manis, atau sama sekali tidak menarik—harus ditunda sampai kunjungan formal terlaksana.
Emma sendiri bukan digerakkan oleh rasa ingin tahu, melainkan rasa tanggung jawab dan harga diri. Ia tidak ingin menjadi yang terakhir menyampaikan penghormatan. Ia pun memutuskan untuk membawa Harriet bersamanya, supaya segala kecanggungan bisa segera dilewati bersama-sama.
Namun kembali ke rumah itu, ke ruangan tempat ia—tiga bulan lalu—berpura-pura memperbaiki tali sepatu demi menghindari percakapan yang tak diinginkan, sungguh tidak menyenangkan. Segala macam kenangan memalukan menyerbu kembali—pujian basa-basi, teka-teki yang dipaksakan, dan kesalahan yang memalukan.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Emma.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.